Kakek Ini Perkosa Cucunya Sejak Usia Su Masih 9 Tahun

Bejat, begitulah kata yang tepat disandang Sarmun. Kakek 72 tahun ini, tega memperkosa cucunya sendiri berinisial Sur (11) anak yatim piatu

Kakek Ini Perkosa Cucunya Sejak Usia Su Masih 9 Tahun
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Kakek Sarmun saat diamankan di Polsek Sukarami Palembang.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Bejat, begitulah kata yang tepat disandang Sarmun. Pasalnya, kakek 72 tahun ini, tega memperkosa cucunya sendiri berinisial Sur (11) yang sudah menjadi anak yatim piatu.

Bahkan aksi bejat tersangka warga Jalan Perjuangan Pulo Gadung Kelurahan Karyabaru Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang ini, sudah dilakukan sebanyak enam kali dan persisnya semenjak 2012 tepatnya ketika korban masih berusia sembilan tahun.

"Saya hilaf melakukan hal tersebut, saya benar-benar tidak ingat lagi saat melakukannya," ungkap Sarmun singkat sambil tertunduk lesu saat diamankan di Polsekta Sukarami Palembang, Selasa (30/12).

Sementara itu, Kapolsekta Sukarami Palembang, Kompol Imam Tarmudi melalui Kanit Reskrim, Ipda Heri mengatakan, tersangka diamankan setelah mendapat laporan dari paman korban Efendi dan Asmawati istri tersangka.

"Saat itu pada hari Senin (22/12) sekitar pukul 05.00, aksi pemerkosaan yang dilakukan tersangka dipergoki oleh Efendi dan Asmawati, dan saat itulah saksi membawa korban ke Polsekta Sukarami untuk membuat laporan terkait kejadian tersebut," jelasnya.

Dikatakan Heri, setelah menerima laporan korban, anggotanya langsung menindaklanjutinya dan melakukan penangkapan di rumah tersangka seketika itu juga tanpa ada perlawanan.

"Menurut pengakuan tersangka, dirinya sudah lebih dari enam kali melakukan aksi pemerkosaan, selain di rumah tersangka, pemerkosaan juga dilakukan di Muara Dua OKU Selatan saat korban dan tersangka berlibur ke rumah saudaranya," terangnya.

Masih dikatakan Heri, pemerkosaan itu berawal saat korban Su yang ditinggal mati dan kemudian dititipkan kepada kakeknya (tersangka-red). Namun saat kondisi rumah sepi, tersangka malah melakukan aksi bejatnya dengan cara mengancam korban.

"Karena kedua orang tua korban sudah meninggal, sehingga korban tinggal bersama paman dan kakeknya, saat itulah kakek korban melakukan pemerkosaan tersebut dan itu dimulai pada 2012 lalu persisnya ketika korban masih berusia sembilan tahun," ungkapnya.

Akibat ulahnya, dikatakan Heri, tersangka bakal dijerat Pasal 289 KUHP dan. Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. 

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved