Dibayangi Beban Operasional, PT Pusri Tetap Naikkan Target Produksi

Meskipun mengalami peningkatan beban operasional sekitar 19 persen, namun PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) tetap menaikkan target produksi tahun 2015.

Penulis: Siti Olisa | Editor: Tarso

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Meskipun mengalami peningkatan beban operasional sekitar 19 persen, namun PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang tetap menaikkan target produksi pada 2015. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pupuk di delapan provinsi yang menjadi tugas Pusri.

Delapan 8 provinsi tersebut adalah Banten, Daerah Khusus Ibukota, Lampung, Sumsel, Jambi, Bengkulu, dan Bangka Belitung.

"Untuk tahun ini produksi dan penyaluran pupuk di delapan  provinsi ini berjalan dengan baik maskipun Pusri mengalami kenaikkan beban operasional sekitar 19 persen. Bahkan untuk tahun 2015 mendatang, kami akan meningkatkan produksi pupuk menjadi 2,080 juta ton dari sebelumnya 2,040 juta ton. Penyaluran pupuk saat ini sudah mencapai hampir 98 persen," ujar Mustofa, Direktur Utama Pusri, saat menggelar jalan sehat dalam rangka HUT PT Pusri ke-33, Minggu (21/12).

Penyaluran pupuk bersubsidi juga berjalan lancar, pihaknya memastikan tidak akan ada kelangkaan. Pada 2014, pihaknya memproduksi 1,338 ribu ton urea subsidi, dan pada 2015 mendatang akan ditingkatkan menjadi 1,342 ribu ton.

Sedangkan untuk mengatasi permasalah yang terjadi, pihaknya melakukan efisiensi anggaran. Efisiensi ini dilakukan dalam rangka untuk mempertahankan kinerja perusahaan. Bentuk efisiensi yang dilakukan diantaranya adalah tidak menggelar perayaan ulang tahun Pusri secara besar-besaran. Selain itu juga mengurangi aktivitas-aktivitas yang dianggap tidak terlalu penting lainnya. Namun pihaknya belum melakukan efisiensi karyawan.

"Peningkatan beban yang terjadi ini bukan disebabkan karena kenaikkan BBM, karena untuk produksi alat yang digunakan adalah gas alam. Yang sangat mempengaruhi adalah kenaikkan dolar, karena pembayaran gas alam ke Pertamina semuanya menggunakan dolar, untuk itu kami melakukan pengetatan pengawasan dan meningkatkan kualitas produksi," ujarnya. Meskipun, ada peningkatan beban operasional ini, pihaknya juga belum melakukan kenaikkan harga pupuk.

Sementara itu, dalam rangka ulang tahun Pusri ke-33, pihaknya menyelenggarakan serangkaian kegiatan sosial. PT Pusri Palembang menggelar kegiatan bakti sosial dan santunan 1000 anak yatim di 30 panti asuhan di Kota Palembang.

"Hari ini adalah kegiatan jalan sehat dengan jumlah peserta sekitar 12 ribu. Dan peserta ini merupakan masyarakat di lingkungan Pusri. Kami mengharapkan masyarakat bisa merasakan kehadiran Pusri dan berguna untuk masyarakat," ujarnya.

Selain memberikan santunan kepada panti asuhan dan jalan sehat bersama pihaknya juga menggelar donor darah, bagi bibit, dan puncak acara akan dilaksanakan pada 24 Desember mendatang.

"Pada upacara ini nanti kami akan menghadirkan semua pelajar yang mendapat bantuan dari Pusri berupa beasiswa, mulai dari pelajar SD hingga perguruan tinggi," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved