"Maaf Pak, Itu BAP Saya atau Bukan?"

Alex dicerca berbagai pertanyaan dari majelis hakim, jaksa penuntut umum Andi M Arief dan Sholahudin

SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Saksi sekaligus korban penipuan Alex memberikan pertanyaan kepada kuasa hukum terdakwa Ahmad Yani, dalam sidang kasus dugaan penipuan, Kamis (18/12/2014). 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Saksi sekaligus korban penipuan, Alex, yang diduga dilakukan oleh terdakwa Ketua DPRD OI Ahmad Yani diperiksa selama 4 jam di ruang Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung, Kamis (18/12/2014).

Sidang yang dibuka majelis hakim yang dipimpin oleh Hakim Ketua Dominggus Silaban, anggota H Jeily, Irma H Nasution, hingga pukul 16.00 belum juga selesai. Padahal sidang dimulai pukul 12.45.

Alex dicerca berbagai pertanyaan dari majelis hakim, jaksa penuntut umum Andi M Arief dan Sholahudin, dan tiga orang kuasa hukum dari terdakwa Ahmad Yani.

Tak urung saksi bak menjadi tersangka dan terpojok oleh pihak majelis hakim, dan kuasa hukum terdakwa.

Sebelumnya, pihak kuasa hukum terdakwa menyerahkan uang jaminan sebesar Rp 400 juta.

Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan oleh majelis dan kuasa hukum sedikit menyulitkan saksi karena berita acara pemeriksaan (BAP) dari penyidik kepolisian Polres OI, kerap kali dipertanyakan ulang kepada saksi. Padahal, BAP tersebut sudah terhitung lama dan saksi lupa.

Tampak bengong dan memerah saksi korban ketika hendak menjawab pertanyaan para majelis dan juga kuasa hukum terdakwa.

"Maaf pak, itu BAP saya atau bukan?" kata Alex yang merasa bingung untuk menjawab pertanyaan sehingga majelis hakim mencocokan BAP yang dibaca kuasa hukum terdakwa dengan BAP yang dipegangnya.

Karena BAP yang dibaca kerap dibolak-balik kuasa hukum terdakwa.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved