Robot Juga Bisa Bingung Menentukan Benar dan Salah
Pada akhirnya, sambungnya, para peneliti menyimpulkan robot tidak dapat menentukan mana yang benar untuk dilakukan dalam situasi tertentu.
SRIPOKU.COM -- Robot memang menjadi kemajuan teknologi terkini yang sedang hangat-hangatnya di dunia serba canggih dan instan ini. Namun, apakah robot yang dengan sengaja dibuat tidak bisa melakukan kesalahan karena sudah terprogram?
Orang-orang seperti Stephen Hawking -seorang fisikawan teoritis Inggris, kosmologi, penulis dan Direktur Riset di Pusat Kosmologi Teoritis di University of Cambridge- telah mengingatkan tentang potensi ataupun ancaman yang ditimbulkan sang kecerdasan buatan atau yang biasa dikenal dengan robot.
Sekarang, katanya, beberapa peneliti telah memperdebatkan masalah kecerdasan buatan diprogram di dalam robot melalui chip. "Apapun yang kita program di robot tersebut dan secanggih apapun itu robot, tetap saja robot tidak pernah tahu mana yang benar dan salah," katanya.
Pada akhirnya, sambungnya, para peneliti menyimpulkan robot tidak dapat menentukan mana yang benar untuk dilakukan dalam situasi tertentu.
Seperti halnya Michael Byrne seorang penulis mengatakan bahwa bagaimana hubungan kecerdasan buatan yang dimiliki robot adalah hanya sebatas algoritma dan tidak bisa melakukan hal-hal yang tidak terduga.
"Karena setiap software bisa saja terjadi kesalahan dalam satu program komputer,"ujarnya seraya mengatakan algoritma diprogram untuk melakukan hal yang benar dan kemungkinan melakukan hal yang salah. (tribun medan)