Dikepung Buser, Umar Danu Sembunyi di Bak Mandi
Tak terima dengan apa yang disampaikan mandornya, pelaku pun langsung mengambil pisau di pinggangnya dan menusuk perut korban.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Meski sempat sembunyi di dalam bak mandi untuk menghindari dari sergapan petugas Buser Polsek Mariana yang akan menangkapnya, Umar Danu (23), warga Jalan Sabar Jaya, RT 14 /03 Desa Prajen, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, ditangkap juga. Tempat persembunyiannya tercium petugas yang mengepungnya.
Pelaku pembunuhan terhadap Marzuki bin Dungcik (56) warga Komplek Hero Kelurahan Talang Kelapa Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang, yang merupakan mandor PT Perkebunan Lotus, tempat kerja Umar, ditangkap pada Rabu (10/12/2014) sekitar pukul 17.00.
Menurut informasi yang dihimpun, aksi pembunuhan yang dilakukan Umar terjadi Kamis (20/11/2014) lalu, sekitar pukul 14.30. Saat itu ia hendak mengambil gaji minggunya sebesar Rp 500 ribu. Tetapi pelaku pun dibuat panas ketika dirinya menerima informasi bahwa ia akan diberentikan bekerja oleh sang mandor.
Setelah sampai di mess PT Perkebunan Lotus untuk mengambil gaji, pelaku melihat korban sedang duduk disalah satu mess pegawai. Karena dendam mendengar informasi tersebut, pelaku mendatangi dan sempat mengajak korban berbincang.
Tak terima dengan apa yang disampaikan mandornya, pelaku pun langsung mengambil pisau di pinggangnya dan menusuk perut korban sebanyak satu kali. Korban yang terluka menghembuskan nafas terakhirnya saat dibawa ke rumah sakit.
"Pelaku ditangkap saat berada dirumah pamanya dikawasan Desa Sugih Waras Kecamatan Tanjung Lubuk, OKI, Senin (10/12/2014) kemarin. Setelah menghilang menjadi buron sekitar 10 hari," ungkap Kapolsek Mariana, Iptu Helmi Ardiansyah saat didampingi Kanit Reskrim Ipda Sugeng Sarwan, Kamis (11/12/2014).
"Atas ulahnya, pelaku ini akan dikenakan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun," tegas Helmi.