Premium Masih Jadi Primadona di Palembang

Memang, Pertamax harganya sedikit turun ketimbang bulan lalu. Namun, pembeli tetap mengisi bensin dalam jumlah

Penulis: Refli Permana | Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bensin atau premium subsidi masih tetap menjadi incaran pengendara bermotor, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Di saat harga Pertamax turun, penggendara bermotor tetap memilih bensin yang baru-baru ini harganya naik menjadi Rp 8.500 per liter.

"Memang, Pertamax harganya sedikit turun ketimbang bulan lalu. Namun, pembeli tetap mengisi bensin dalam jumlah banyak," kata salah satu pengelola SPBU Romi Heton, Selasa (25/11/2014).

Menurutnya, harga Pertamax memang berubah setiap bulannya. Kadang turun, kadang naik. Untuk di bulan Oktober 2014, harga Pertamax Rp 12.550 per liter, sementara di bulan ini turun menjadi Rp 12.250. Harga ini boleh jadi akan kembali berubah di bulan depan.

"Kita hanya mengikuti harga yang dipatok. Namun, tetap saja, Pertamax masih kalah dibanding bensin," ujarnya.

Pantauan di SPBU tersebut, dalam waktu lima menit, tak ada satu pun kendaraan yang mengisi Pertamax. Pemandangan sebaliknya ada di bagian bensin, dimana kendaraan membentuk antrean.

Sementara, dalam periode waktu yang sama, hanya ada satu hingga dua pembeli Pertamax di SPBU Romi Herton Simpang Polda. Sementara, antrean berjejer di bagian bensin.

Sumber: Sriwijaya Post
Tags
Premium
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved