Pemkab Muaraenim Pertanyakan Pernyataan Ketua MUI Soal Aliran Sesat

Pemkab Muaraenim,pertanyakan statemen Ketua MUI Sodikun ... yang mengatakan jika di Kabupaten Muaraenim, ada sebuah aliran sesat

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso

SRIPOKU.COM, MUARAENIM --- Pemkab Muaraenim, pertanyakan statemen Ketua MUI Sodikun dibeberapa media massa, yang mengatakan jika di Kabupaten Muaraenim, ada sebuah aliran sesat bernama AKI (Amanat Keagungan Illahi) dan Syiah yang saat ini berkembang cukup pesat, Kamis (20/11/2014).

"Saya belum tahu itu. Saya juga heran dimana ada aliran sesat itu," ujar Wabup Muaraenim H Nurul Aman, di sela-sela penutupan Liga Serasan ke-7 di GOR Sekundang Bara Muaraenim.

Menurut Nurul Aman, dirinya juga sempat kaget. Dan langsung konfirmasi ke pihak terkait termasuk Kepala Kementrian Agama Muaraenim, dan katanya tidak ada. Dahulu memang informasinya ada di daerah Lubai, Muaraenim, namun ketika diselidiki ternyata tidak menyimpang. Jadi, jika memang ada, tentu pihaknya minta informasi kejelasannya supaya tidak simpang siur dan dikhawatirkan akan membuat resah masyarakat.

Hal senada dikatakan oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Muaraenim M Arkan Nurwahidin, pihaknya juga sejauh ini belum ada laporan tentang ada aliran sesat di wilayah Kabupaten Muaraenim. Malah dirinya dua hari mendampingi Ketua MUI Sumsel HM Sodikun ketika melakukan pelantikan di Kabupaten PALI, dan ia tidak pernah bercerita tentang ada aliran sesat di Kabupaten Muaraenim.

Ketika dikonfirmasi ke Kapolres Muaraenim AKBP Nuryanto, juga mengaku belum tahu jika ada aliran sesat di Muaraenim. Sebab dari informasi yang ia ketahui, itu tidak ada. Dan jika menurut MUI Sumsel itu ada, tentu mereka yang lebih tahu, karena yang bisa menilai ajaran tersebut sesat atau tidak tentu MUI. Dan seandainya memang ada, tentu penanganannya harus sebaik mungkin dan sekecil mungkin tidak menimbulkan konflik sosial lainnya.

"Jika ada, tolong di informasikan dimana dan ajaran apa," ujar Kapolres.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved