Kabut Asap Makin Pekat, Orangtua Murid Minta Jam Masuk Sekolah Diundur
Mereka berharap dikeluarkannya edaran dari pihak terkait agar jam masuk sekolah diundur hingga kabut asap sedikit berkurang.
Penulis: Damayanti Pratiwi | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Semakin pekatnya kabut asap beberapa waktu terakhir di pagi dan sore hari, rupanya membuat orangtua mulai mengkhawatirkan anaknya yang harus pergi sekolah di pagi hari.
Mereka berharap dikeluarkannya edaran dari pihak terkait agar jam masuk sekolah diundur hingga kabut asap sedikit berkurang.
"Kabut asap ini semakin mengkhawatirkan, apalagi pagi hari ketika anak berangkat sekolah. Bagusnya sih kalau dinas pendidikan berikan edaran agar jam masuk sekolah diundur, minimal ketika matahari terlihat sehingga kabut berkurang," ungkap Desi, wali murid SDN 113 Palembang, Rabu (17/9/2014).
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadisdikpora) Palembang melalui kepala bidang SMP/SMA/SMK Disdikpora Palembang Drs Lukman Haris MSi mengatakan, pihaknya telah mengadakan rapat dengan seluruh kepala UPTD Disdikpora beberapa waktu yang lalu terkait kabut asap ini.
Hanya saja, berdasarkan laporan yang diterimanya dari UPTD, kabut asap saat ini belum begitu mengganggu sehingga pengunduran jam belajar belum diperlukan.
"Karena kan UPTD langsung berada di lapangan untuk memantau, sehingga menurut mereka sekarang belum perlu diundur jam masuk sekolah," ujarnya. Namun, jika ternyata dalam beberapa hari ke depan kabut asap semakin menebal, maka bisa saja pihaknya segera mengeluarkan edaran ke seluruh sekolah.
"Saat ini sementara kita imbau siswa gunakan masker, tetapi jika semakin parah akan kita buat surat edaran. Kemungkinan jam masuk kita undur hingga pukul 07.30 dan berlaku di seluruh sekolah," tuturnya.