SFC Update

Asri Akbar Cari Tandem

Keinginan Asri Akbar untuk meneruskan karirnya bersama Sriwijaya FC musim depan tampaknya mendapatkan respon positif dari manajemen.

Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Keinginan gelandang bertahan, Asri Akbar untuk meneruskan karirnya bersama Sriwijaya FC musim depan tampaknya mendapatkan respon positif dari manajemen. Terbukti setelah jajaran manajer tidak sungkan menyebut kalau pihaknya tengah berburu gelandang bertahan impor untuk ditandemkan dengan Asri Akbar di lini tengah.

Manajer Tim SFC, Robert Heri menyatakan kemungkinan besar akan mencari gelandang bertahan dari pemain asing, guna menjaga kedalaman tim disepanjang kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan nanti. Setelah melakukan sejumlah evaluasi, pihaknya menilai posisi itu sangat krusial, karena harus diakui musim ini pertahanan SFC tidak terlalu baik. Dari statistik skuad Laskar Wong Kito harus kebobolan 29 gol dan menceploskan 22 gol.

“Kita sudah evaluasi dan sepertinya Asri butuh tandem tangguh di tengah untuk berperan sebagai gelandang bertahan. Bisa saja kita akan rekrut pemain asing, yang benar-benar memiliki skill mumpuni,” katanya, Selasa (16/9/2014).

Seperti diketahui selama ini SFC kerap menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan dua gelandang bertahan sekaligus. Dalam skema itu Asri biasanya ditandemkan dengan Vendry Mofu, yang posisi aslinya sebagai gelandang serang ataupun second striker. Namun eks pemain pemain Semen Padang itu terpaksa harus membantu pertahanan, karena tugas sebagai playmaker dan sekaligus gelandang serang diambil alih Frank Oliver Ongfiang.

“Kalau kita dapat gelandang bertahan asing, otomatis kita akan maksimalkan playmaker lokal,” ucap Robert.

Keinginan mencari gelandang bertahan impor, lanjut Robert, tidak lepas dari kepastian pihaknya yang telah melepas Ongfiang. Pemain asal Kamerun itu diputuskan kontaknya di tengah jalan, karena dinilai tidak menunjukkan sikap loyal terhadap klub. Meski dilihat dari penampilannya tidak terlalu jelek, tapi Ongfiang juga kerap kali bermain tidak konsisten. Bahkan dalam beberapa laga dia harus masuk sebagai pemain cadangan.

“Kali ini kita akan lebih selektif mencari pemain asing. Kita akan melihat terlebih dahulu kualiatas pemain yang akan direkrut nanti. Sebab, percuma juga kalau kualitasnya sama seperti pemain lokal,” tegas Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Pemprov Sumsel itu. (das)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved