KONI Sumsel Gelar Donor Darah di Hari Olahraga

Dengan adanya produksi di dalam negeri, kebutuhan kantong darah akan semakin mudah diatasi

Tayang:
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Tarso

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dalam rangka peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-31 yang diperingati tanggal 9 September. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar kegiatan sosial donor darah, di klinik atlet KONI Sumsel Jl Jend Sudirman Palembang,Jumat (12/09/2014).

Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan pendonor dari kalangan atlet, pelatih, pengprov cabor, pengurus dan karyawan KONI Sumsel, anggota TNI serta anggota Polresta Palembang.

Para pendonor terlihat sangat antusias. Mereka sejak pagi hari sudah memadati tempat KONI Sumsel.

Hadir dalam acara pembukaan, Ketua Harian KONI Sumsel Dhennie Zainal, Wakil Ketua Bidang Organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) Sumsel Najib Macan, Wakil Ketua I KONI Sumsel Aidit Aziz, Sekum KONI Sumsel Maryama Bustam serta sejumlah pengurus KONI lainnya.

Ketua harian KONI Sumsel Dhennie Zainal dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasih atas partisipasi dari seluruh pihak yang bersedia untuk menjadi pendonor dalam kegiatan sosial tersebut.

"Diharapkan kegiatan seperti ini dapat lebih rutin dilaksanakan agar dapat selalu memenuhi stok darah di Sumsel," ujar Dhennie di sela-sela kegiatan donor darah, Jumat (12/9).

Dikatakannya, kegiatan tersebut juga bertujuan agar peruntukan kantong darah lebih jelas dan tidak disalahgunakan. Dimana saat ini sering kali pendistribusian kantong darah dimanfaatkan oleh sejumlah calo dan dimanfaatkan untuk komersil.

“Dengan kegiatan ini kita berharap darah yang didonorkan bisa disalurkan sesuai kebutuhan dan bermanfaat bagi banyak orang," harap dia.

Sementara itu ditempat yang sama , ketua PMI Sumsel Eliza Alex Noerdin melalui wakil ketua bidang organisasi PMI Sumsel Najib Macan mendukung penuh kegiatan sosial donor darah yang dilakukan KONI Sumsel.

Menurutnya kegiatan ini berdampak positif dan menjadi salah satu bentuk dukungan program berobat grastis di Sumsel.

"Seperti kita ketahui bahwa kebutuhan kantong darah di Indonesia mencapai 5 juta setiap tahunnya, dan tentunya kebutuhan itu harus selalu dipenuhi agar bisa memberikan jaminan kepada masyarakat yang membutuhkan darah," tuturnya.

Saat ini Indonesia masih tergantung pada negara Jepang dan Cina dalam penyediaan kantong darah."Makanya ketua umum PMI Pusat Bapak Jusuf Kalla menegaskan untuk segera mendirikan pabrik pembuatan kantong darah. Dengan adanya produksi di dalam negeri, kebutuhan kantong darah akan semakin mudah diatasi,"terangnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved