Soal Pilkada Langsung, Alex Noerdin Pilih Wait and See
Ketua DPD Partai Golkar Sumsel Alex Noerdin belum menyatakan setuju atau tidak atas pemilihan yang terkesan kembali ke zaman Orde Baru tersebut.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Adanya kemungkinan dilaksanakannya proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dipilih oleh DPRD masing-masing wilayahnya, dan tidak dilakukan secara langsung oleh rakyat, masih ditunggu.
Ketua DPD Partai Golkar Sumsel Alex Noerdin belum menyatakan setuju atau tidak atas pemilihan yang terkesan kembali ke zaman Orde Baru tersebut.
"Kita tunggu saja, tapi paling bagus minta pendapat orang yang sudah mengalami kedua pelaksanaan Pilkada tersebut. Saya sudah lima setengah kali mengikuti Pilkada, terdiri dari tidak langsung sati kali dan empat setengah secara langsung dan merupakan rekor. Tapi sekarang belum boleh ngomong untuk mendahuluinya," kata Alex disela-sela pertemuannya dengan Calon Ketua Umum Partai Golkar, MS Hidayat, Sabtu (6/9).
Menurut Gubernur Sumsel ini, dirinya memberi sinyal lebih mendukung pelaksanaan Pilkada itu dilakukan oleh DPRD, hal ini berdasarkan pengalamannya selama ini.
"Kalau langsung, semakin lama semakin sulit. Coba tanya yang menang atau kalah," ujarnya.
Ditambahkan Alex, dirinya tidak menampik jika pelaksanaan Pilkada perlu disempurnakan terlebih dahulu, termasuk kesiapan dan kesadaran masyarakat memilih dengan hati nuraninya.
"Yang pasti kenapa Sumsel selama ini perioritas pendidikan, kesehatan dan lapangan kerja, muaranya Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga dengan begitu, kedepannya bisa memilih dengan baik tanpa intimidasi dan sebagainya, langsung dan tidak langsung memang ada plus dan minusnya," ujar Alex. (TS)