Perombakan Secara Besar-besaran Pejabat di DKI Bakal Masuk MURI

Perombakan ribuan pegawai ini baru pertama kalinya terjadi di Indonesia, terutama di jajaran pemerintah provinsi.

Perombakan Secara Besar-besaran Pejabat di DKI Bakal Masuk MURI
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta, I Made Karmayoga 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Perombakan ribuan pejabat eselon Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta I Made Karmayoga, Sabtu (6/9/2014).

"Perombakan ribuan pegawai ini baru pertama kalinya terjadi di Indonesia, terutama di jajaran pemerintah provinsi. Insya Allah bisa ke sana (MURI)," kata Made, saat dihubungi Kompas.com.

Made menjelaskan tujuan perombakan massal ini adalah sebagai penyegaran di lingkungan Pemprov DKI. Selain itu, sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, perombakan massal ini untuk memberi kesempatan para PNS yang memiliki kompetensi baik untuk dipromosikan.

"(Perombakan) Ini akan dilakukan di pejabat strata eselon II, III, dan IV. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan sebelum Pak Jokowi dilantik sebagai Presiden," kata Made.

Setidaknya ada 2.000 lebih pejabat yang akan dirombak dan dilantik secara bersamaan.

Di lingkungan Pemprov DKI Jakarta ada sebanyak 8009 jabatan. Namun, setelah DPRD mengesahkan Perda tentang Organisasi Perangkat Daerah, jumlah jabatan itu dirampingkan, menjadi 6.826 jabatan. Dari jumlah itu, sekitar 40 persen diantaranya akan dirombak.

Biasanya pelantikan pejabat eselon IV dan III dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DKI. Sementara Gubernur hanya melantik pejabat eselon II dan eselon I.

Khusus pada perombakan massal ini, ribuan pegawai akan dilantik oleh Jokowi. "Sekarang masih menunggu proses pembuatan Pergub turunan Perda Ortala, dan langsung goal (eksekusi). Setelah itu, baru saya beritahu di mana lokasinya," ujar Made.

Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved