Coal Docking PT Semen Meledak, 7 Pegawai Luka Bakar
Selain luka bakar terkena serpihan batu bara, para korban mengalami luka di bagian kepala akibat benturan saat melompat menyelamatkan diri
SRIPOKU.COM, KUPANG - Tujuh pegawai PT Semen Kupang mengalami luka bakar di sekujur tubuh menyusul mesin penggiling batu bara (koldocing) di pabrik itu meledak, Rabu (3/9/2014), sekitar pukul 16.00 wita.
Selain luka bakar terkena serpihan batu bara, para korban mengalami luka di bagian kepala akibat benturan saat melompat menyelamatkan diri ketika terjadi ledakan.
Asisten General Manager PT Semen Kupang, Wawan Gunawan, ditemui di RS Bayangkara Kupang, mengaku belum mengetahui penyebab pasti terjadinya ledakan. Namun ia menduga karena suhu pada mesin penggiling batu bara terlalu tinggi. "Kita masih selidiki penyebab pastinya," ujar Wawan.
Wawan menjelaskan, mereka tidak menghubungi pemadam kebakaran karena pascaledakan tidak terjadi kebakaran. Saat terjadi ledakan, katanya, para korban spontan melompat menyelamatkan diri sehingga mengalami luka-luka akibat benturan.
"Awalnya kami membawa para korban ke Rumah Sakit Angkatan Laut, namun karena keterbatasan peralatan medis terpaksa dirujuk ke RS Bhayangkara dan RSU WZ Johannes Kupang," tutur Wawan.
Peristiwa ledakan tersebut, lanjut Wawan, sudah dilaporkan ke Polsekta Alak untuk menyelidiki penyebabnya.
Wawan mengatakan, musibah tersebut sudah disampaikan kepada seluruh keluarga korban, baik yang ada di Kupang maupun di Jawa.
Para korban yang dirawat di RS Bayangkara adalah Ro Febian, Frans dan Yeremias. Korban yang dirawat di RSU WZ Johannes Kupang adalah Joko Dewoto, Hanif, Jefry Kale dan Noldy Riwu.
"Kami berusaha memberikan yang terbaik untuk para korban agar mereka lekas sembuh," tutur Wawan.
Pantauan Pos Kupang di RS Bayangkara dan RSU WZ Johannes Kupang, terlihat keluarga menjenguk para korban, bahkan ada di antaranya meneteskan air mata melihat keadaan korban yang memrihatinkan. Pakaian mereka hangus, terpaksa dikeluarkan agar tidak lengket dengan badan.