Batal ke Istana Negara Purna Paskibraka OKU ke Pindad
Situasi di Jakarta khususnya seputar Istana Negara masih dalam penjagaan ketat pasca pengumuman Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) sengketa Pilpres
Penulis: Leni Juwita | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, BATURAJA - Peserta Wawasan Kebangsaan Purna Paskibraka OKU dipastikan tidak bisa berkunjung ke Istana Negara bertemu presiden karena situasi tidak memungkinkan. Sebagai gantinya pasukan pengibar bendera merah putih 17 Agustus lalu ini akan berkunjung ke PT Pindad, perusahaan pembuat senjata.
Hal itu dikatakan Kabid Pemuda, Disporabudpar Kabupaten OKU, Iwan Setiawan SAg Sos MSi kepada Sripoku.com, Jumat (22/8/2014).
Menurut Kabid Pemuda peserta wawasan kebangsaan yang dilepas keberangkatan oleh Plt Bupati OKU diwakili Asiten S Setda OKU Mirdaili SSTP MSi sehari sebelumnya ini hingga saat ini tetap semangat karena ini pengalaman pertama berjalan-jalan bersama teman-teman sesama anggota purna paskib.
Dijelaskan Iwan, situasi di Jakarta khususnya seputar Istana Negara masih dalam penjagaan ketat pasca pengumuman Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) sengketa Pilpres 2014.
Peserta wawasan kebangsaan sebanyak 70 peserta wawasan kebangsaan terdiri dari senior Purna Paskibraka Indonesia (PPI), pelatih TNI dan Polri sebanyak enam orang, tim medis dan Disporabudpar OKU. Kegiatan dilakukan sekitar satu mingggu 21-27 Agustus.
Beberapa tempat akan mereka kunjungi, seperti di Jawa Barat akan menandatangani objek wisata Tangkuban Perahu. Kemudian ke Ciampelas dan Cibaduyut.
Selanjutnya di Jakarta akan mengunjungi Museum Geologi. Juga mengunjungi tempat wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Shooting acara Opera Van Java (OVJ) di Trans7. Kemudian ke Monumen Nasional (Monas), ITC Mangga Dua Jakarta, Dunia Fantasi (Dufan).
Sementara itu Plt Bupati OKU diwakili Asisten I Setda Mirdaili SSTP MSi mengatakan, perjalanan dan kunjungan ke tempat-tempat bersejarah dan obyek wisata ternama ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap para anggota Paskibraka yang telah sukses menjalankan tugas negara yang sangat berat dalam acara sangat sakral. Yakni mengibarkan Bendera Merah yang berjalan sukses dan lancar.
Selain itu, sebagai bentuk penghargaan lain kepada anggota Paskibraka OKU 2014, pihak pemerintah juga akan memberikan bantuan uang sekolah selama satu tahun.