Kami Tetap Bertahan Meskipun Pertumpahan Darah

Tampak sebagian warga tetap berjaga dengan spanduk bertuliskan menolak adanya penggusuran.

Penulis: Welly Hadinata | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Terkait klaim pihak kampus IAIN Palembang akan kepemilikan lahan di pemukiman warga Jalan Pengeran Ratu Lorong Tasuba RT 11 RW 03 Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang, warga tetap bertahan untuk bermukim.

Dari pantauan Sripoku.com Senin (18/8/2014), tampak sebagian warga tetap berjaga dengan spanduk bertuliskan menolak adanya penggusuran. Warga pun mengklaim sebagai pemilik lahan yang sah dengan menduduki lahan sudah puluhan tahun.

"Kami berada disini sudah 31 tahun, sampai sekarang tidak ada komproni dari pihak IAIN. Sebelum ada penyelesaiannya, kami akan tetap bertahan meskipun sampai adanya pertumbahan darah," ujar Yasni, perwakilan warga yang menolak penggusuran.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak IAIN meklaim atas kepemilikan lahan di pemukiman warga. Pihak kampus IAIN berencana akan membangun gedung kampus yang baru. Namun warga setempat menolak dengan rencana pihak kampus IAIN yang dinilai tidak ada langkah mediasi terlebih dulu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved