Healthy Life

Bantal jika Dipakai Terlalu Lama Timbulkan Bahaya

Anda sebaiknya berhati-hati karena terlalu lama menyimpan bantal favorit tanpa dicuci bisa membuat bantal menjadi sarang kuman dan bakteri.

Bantal jika Dipakai Terlalu Lama Timbulkan Bahaya
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM — Rasanya hampir semua orang setuju kalau bantal yang nyaman adalah penunjang utama untuk menunjang tidur yang nyenyak. Tak heran, tak sedikit orang memiliki bantal favoritnya masing-masing.

Namun, Anda sebaiknya berhati-hati karena terlalu lama menyimpan bantal favorit tanpa dicuci bisa membuat bantal menjadi sarang kuman dan bakteri.

Menurut Direktur Sleep to Live Institute, Robert Oexman, bantal harus diganti setiap enam bulan sekali. "Banyak orang mengatakan betapa 'jahat'-nya kasur, tetapi bantal-lah yang lebih sering dilupakan," katanya.

Tanpa disadari, bantal mengandung sejumlah makhluk mikroskopis yang berbahaya. Kuman, bakteri, minyak, sel kulit mati, dan debu yang ada di dalam bantal bisa menempel di wajah setiap malam. "Anda tidak bisa melihat mereka, tetapi mereka terkonsentrasi di seluruh bagian bantal," kata Mark R Neustrom dari Kansas City and Asthma Associates.

Selain dapat mengganggu kesehatan, tumpukan debu juga berpotensi merusak kecantikan kulit wajah. Nah, agar kecantikan kulit tetap terjaga, disarankan Anda harus menjemur bantal di bawah sinar matahari, setidaknya enam bulan sekali.

Tags
Bantal
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved