Kardus Amal Peduli Gaza Ditahan, Mahasiswa Datangi Dinsos

Setelah negosiasi, pihak Dinsos Palembang akhirnya mengembalikan uang penggalangan dana milik mahasiswa.

Kardus Amal Peduli Gaza Ditahan, Mahasiswa Datangi Dinsos
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Kepala Dinsos Palembang Faizal saat memberikan arahan kepada mahasiswa yang tergabung dalam IKAMI Sulsel Cabang Palembang di Kantor Dinsos Palembang, Selasa (22/7/2014). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI Sulsel) Cabang Palembang, mendatangi Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang di Jalan Merdeka Palembang, Selasa (22/7/2014).

Kedatangan pengurus IKAMI ini terkait penyitaan uang penggalangan dana yang dilakukan pihak Dinsos Palembang. Ketika itu pengurus IKAMI Sumsel sedang melakukan penggalangan dana untuk peduli Gaza Palestina di simpang Polda Sumsel.

"Baru 10 menit kami galang dana peduli Gaza Palestina, tiba-tiba didatangi pegawai Dinsos dan kardus yang berisi uang penggalangan dana disita," ujar Andi Oghi Sandewa, mahasiswa IAIN yang juga sebagai Ketua IKAMI Sulsel Cabang Palembang.

Setelah negosiasi, pihak Dinsos Palembang akhirnya mengembalikan uang penggalangan dana milik mahasiswa. Namun mahasiswa diminta membuat surat pernyataan untuk terlebih dulu izin sebelum melakukan penggalangan dana.

"Cuma uang yang dikembalikan sebesar Rp 300 ribu, kalau kardusnya tidak. Kalau melanggar perda, seharusnya pihak Dinsos sosialisasi dulu. Terus kami ini bukan pengemis atau gelandangan, kami ini murni melakukan penggalangan dana untuk korban Gaza Palestina," ujar Andi.

Sementara itu Kepala Dinsos Palembang Faizal mengatakan, setiap aktivitas apapaun di jalanan terlebih dulu izin dengan pemerintah. Terutama dalam hal sifatnya yang meminta-minta kepada masyarakat umum di tempat umum. Karena semunya sudah diatur dalam Perda nomor 12 tahun 2013 tentang larangan pengemis dan gelandangan berkatifitas meminta-minta.

"Dalam perda itu penggalangan dana juga diatur. Jadi setiap organisasi atau komunitas bahkan lembaga, terlebih dulu meminta izin kepada pemerintah untuk menggalang dana kepada masyarakat. Mahasiswa IKAMI Sulsel ini tidak ada izinnya, jadi dilarang dan sifatnya ilegal. Coba izin dulu seperti komunitas lainnya," ujar Faizal.

Penulis: Welly Hadinata
Editor: Soegeng Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved