Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden

Sumsel Giliran Urutan Keempat Bacakan Rekapitulasi

Aspahani mengakui masih adanya perbaikan ini kemungkinan kesalahan di TPS.

ISTIMEWA
Suasana rekapitulasi hasil Pilpres 2014 yang digelar KPU di Jakarta. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan mendapat giliran urutan keempat membacakan rekapitulasi penghitungan suara hasil Pilpres 2014 di KPU RI di Jakarta, Minggu (20/7/2014). Sumsel mendapat urutan keempat, setelah KPU Kalbar, NTB, Aceh pada rekapitulasi secara nasional ini.

"Urutan rekapitulasi ini berdasarkan potensi daerah dan kesiapan masing-masing daerah," ungkap Komisoner Divisi Sosialisasi dan Kampanye KPU Sumsel Ahmad Naafi SH MKn.

Sumsel sendiri telah melakukan rekapitulasi di tingkat provinsi pada hari Jumat (18/7/2014) hingga pukul 17.15.

Hasilnya pasangan Capres-Cawapres nomor urut 1 Prabowo-Hatta menang selisih 2,52 persen setelah mendapatkan 2.132.163 suara atau 51.26 persen. Sedangkan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 2 Jokowi-JK mendapat 2.027.049 atau 48.74 persen.

Ketua KPU Sumsel H Aspahani SE Ak MM CA maupun Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan, Liza Lizuarni SE meminta hampir semua KPUD Kota/Kabupaten untuk membuat berita acara perbaikan sertifikat daftar pemilih seperti DPT, DPTtb, DPK. Hanya Empatlawang dan Mura yang tidak dilakukan perbaikan.

"Mekanismenya angka yang salah dicoret diparaf saja itu yang OKU Selatan. Difotokopi. Masing-masing saksi juga ikut paraf," kata Liza.

Aspahani mengakui masih adanya perbaikan ini kemungkinan kesalahan di TPS.

"Daftar pemilih tetap, ada khusus. Bisa jadi kesalahan di TPS. Tapi kita punya data. Kesalahan administrasi. Sosialisasi sudah. Selisih tidak banyak. Jenis kelamin laki-laki terisi perempuan. Tapi ini harus diselesaikan di tingkat daerah. Ketika dipertanyakan di pusat, kita sudah bisa jawab," kata Aspahani.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Soegeng Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved