Breaking News:

Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden

Pius Lustrilanang: Beroposisi Sama Terhormatnya dengan Memerintah

Hasilnya, kata Pius, tidak jauh beda dengan hasil yang ditayangkan di situs www.kawalpemilu.org.

Editor: Sudarwan
Facebook Pius Lustrilanang
Pernyataan Pius Lustrilanang dalam akun Facebooknya 

Semoga elit parpol bisa melihat kepentingan politik jangka panjang, bukan sekedar keinginan untuk berkuasa. Demokrasi memerlukan juga check and ballance. Ke depan, saya ramalkan hanya akan ada dua kekuatan politik besar: dua koalisi besar partai. Sebuah proses penyederhanaan parpol secara alamiah."

Sekitar satu jam kemudian, Pius kembali menuliskan status. "Mereka yang dilahirkan sebagai ksatria, akan mati secara kesatria. Bertempurlah habis-habisan sehingga kemenangan tidak akan memabukkanmu dan kekalahan tidak akan merendahkanmu," kata Pius.

Komentar lain,"Komandanku adalah Prabowo Subianto. Apapun yang diputuskannya aku akan ikut. Dalam hal ini, Bhisma adalah panutanku."

Namun, dalam status selanjutnya, Pius menyatakan pertandingan belum selesai.

"DB1 masih proses Upload. Masih tersedia kemungkinan bahwa Prabowo menang tipis. Yang penting, di pihak kita, kita berulang kali menyatakan siap kalah dan siap beroposisi. Bagaimana di pihak sebelah sana?" tulis Pius.

Terakhir, politisi Partai Gerindra itu mengaku ingin sekali saja mendengar dari kubu Jokowi-JK kesediaan untuk beroposisi jika kalah.

"Kesediaan untuk menerima kekalahan sebagai sebuah resiko wajar dari sebuah pertandingan. Mengapa tidak pernah ada? Mengapa sikap ksatria hanya muncul dari pihak Prabowo?," kata Pius.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved