Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden

Pengamat: Saya Yakin Demokrat akan Mendukung Jokowi

Megawati telah memosisikan diri sebagai seorang negarawan, khususnya saat mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden.

KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berjabat tangan dengan mantan Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri usai acara memperingati Hari Kelahiran Pancasila di Gedung Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR), Jakarta, Selasa (1/6/2010). Pada 1 Juni 1945 Bung Karno menyampaikan pidato tentang dasar-dasar bernegara yang kemudian diperingati sebagai Hari Kelahiran Pancasila. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Pengamat politik Centre for Strategic and International Studies (CSIS), J Kristiadi, meyakini PDI Perjuangan akan menerima Partai Demokrat dalam barisan partai pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla. Keyakinan itu berdasarkan sejumlah pertanda yang telah dimunculkan oleh kedua partai.

Kristiadi menjelaskan, jika pada waktu-waktu sebelumnya PDI-P dan Demokrat sulit berkoalisi, semuanya karena terganjal oleh ketegangan hubungan antara masing-masing ketua umum partai tersebut, yaitu Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono.

Namun kini, ketegangan itu ia anggap telah mencair seiring berjalannya waktu dan kondisi politik nasional terkini.

"Saya yakin Demokrat akan mendukung Jokowi, dan PDI-P akan menerima," kata Kristiadi, saat dihubungi, Kamis (17/7/2014).

Kristiadi menegaskan, Megawati telah memosisikan diri sebagai seorang negarawan, khususnya saat mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden.

Dalam hal ini, Kristiadi menilai Megawati telah tampil sebagai figur yang moderat, setidaknya ingin melakukan redinastisasi di internal PDI-P.

"Nah, hubungan Megawati dengan SBY ini kasusnya lebih ringan dibanding saat mencalonkan Jokowi. Saya yakin, apalagi kalau dalam prosesnya Demokrat mampu menunjukkan loyalitasnya untuk mendukung Jokowi-JK," ujarnya.

Sebelumnya, Kristiadi menyampaikan prediksinya tentang partai politik pendukung Prabowo-Hatta yang akan beralih ke Jokowi-JK. Semua itu ia anggap bakal terjadi jika Prabowo-Hatta kalah dalam Pilpres 2014.

Menurut Kristiadi, partai pendukung Prabowo-Hatta hanya berkoalisi atas dasar pragmatisme, bukan ideologis. Kristiadi memprediksi Partai Golkar, Demokrat, dan PPP akan loncat ke kubu Jokowi-JK.

Jokowi telah mengatakan bahwa akan ada dukungan baru dari partai di luar partai pengusungnya.

Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved