Breaking News:

Piala Dunia 2014

Sabella Komentari Gelar Terbaik Messi

Pelatih tim nasional Argentina, Alejandro Sabella, mengaku bangga kepada para pemainnya meski gagal meraih trofi Piala Dunia 2014.

AFP
Pelatih Argentina, Alejandro Sabella, mengusap kepala Lionel Messi, saat berakhirnya babak tambahan semifinal Piala Dunia melawan Belanda, di Arena Corinthians, Sao Paulo, Rabu (9/7/2014). 

SRIPOKU.COM, RIO DE JANEIRO -- Pelatih tim nasional Argentina, Alejandro Sabella, mengaku bangga kepada para pemainnya meski gagal meraih trofi Piala Dunia 2014. Menurutnya, para pemain Argentina sudah mengerahkan seluruh kemampuannya di turnamen tersebut.

Argentina takluk 0-1 dari Jerman pada partai final Piala Dunia 2014 di Stadion Maracana, Minggu (13/7/2014). Gol semata wayang kemenangan skuad Der Panzer dicetak Mario Goetze pada menit ke-113.

"Itu adalah pertandingan yang ketat dan ketika Anda membuat kesalahan, Anda tahu bakal sulit untuk membalikkan keadaan. Tetapi, secara umum, saya sangat bangga dan anak-anak telah memainkan Piala Dunia yang luar biasa," ungkap Sabella.

Sepanjang pertandingan, menurut catatan FIFA, Jerman menguasai bola sebanyak 60 persen dan melepaskan tujuh tembakan akurat dari 10 usaha. Adapun, Argentina menciptakan dua peluang emas dari sembilan percobaan.

"Sangat menyenangkan melihat mereka bermain dan jelas mereka telah memberikan segalanya untuk seragam Argentina. Mereka dapat melihat diri mereka sendiri di cermin dan tahu bahwa mereka telah memberikan segalanya," kata Sabella.

"Aku memberi selamat kepada para pemain untuk kerja luar biasa mereka dan juga memberi selamat kepada Jerman karena berhasil memenangi gelar juara," tambahnya.

Bintang Argentina, Lionel Messi, mendapat penghargaan pemain terbaik Piala Dunia 2014 seusai pertandingan. Sabella pun menilai bomber Barcelona itu memang pantas meraih gelar tersebut.

"Messi memainkan Piala Dunia yang baik. Dia benar-benar penting bagi kami untuk bisa berada di sini. Dia pantas mendapatkan penghargaan lain," tutur Sabella.

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved