Pembakar Rumah Uje Mengaku Sakit Hati pada Pipik

Iv mengaku sakit hati lantaran diusir secara halus oleh Pipik pada Rabu (18/6) lalu, dua hari sebelum pembakaran itu terjadi.

Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Setelah pihak kepolisian mendalami keterangan dari tersangka Iv, penyidik akhirnya menemukan fakta baru. Iv mengaku telah membakar kediaman Pipik lantaran sakit hati.

"Motifnya karena sakit hati," tegas Kombes Wahyu Hadiningrat Kapolres Metro Jakarta Selatan, saat ditemui tabloidnova.com di kantornya, Senin (30/6).

Iv sebelumnya memang sempat dibantu oleh Pipik. Iv datang ke kediaman Umi Pipik dalam keadaan muka bengkak. Kepada Pipik, Iv mengaku diperlakukan kasar oleh orangtuanya. Alhasil, ia pun meminta perlindungan kepada Pipik.

Tak hanya itu, Iv yang berusia 20 tahun itu ingin menjadi mualaf kepada Pipik. Tanpa berpikir negatif, Pipik mencoba membantunya dengan memberi makan hingga menginap di rumah. Bahkan, sesekali mereka salat bersama.

Sayangnya, Iv justru menyia-nyiakan kepercayaan Pipik. Jumat (20/6) lalu, Iv akhirnya membakar lantai dasar rumah Pipik. Iv mengaku sakit hati lantaran diusir secara halus oleh Pipik pada Rabu (18/6) lalu, dua hari sebelum pembakaran itu terjadi.

"Itu konfirmasi langsung, motifnya sakit hati. Mulai hari Rabu dia tidak lagi tinggal di situ. Kemudian dia tinggal di taman," jelas Wahyu lagi. (Icha)

Sumber: Nova
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved