2014, Ogan Ilir Tambah Tiga SMK Negeri

Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Dinas Pendidikan setempat, pada tahun 2014 ini membangun tiga Sekolah Menengah Kejuruan Negeri.

Penulis: Beri Supriyadi | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir (OI) melalui Dinas Pendidikan (Disdik), pada tahun 2014 ini membangun tiga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri. Pembangunan tiga SMK Negeri tersebut, masing-masing yakni di Kecamatan Kandis, Tanjung Batu, dan Kecamatan Payaraman.

Peletakkan batu pertama berlangsung pada Jumat (27/6/2014) sore di Desa Bangun Jaya Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten OI, dan langsung dilakukan oleh Bupati OI Ir H Mawardi Yahya beserta Kapolres OI AKBP Asep Jajat Sudrajat SIk. Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OI Hj Fauziah Mawardi, Kadisdik Drs H Sidharta SE MM beserta jajaran pemerintahan lainnya dalam lingkungan Kabupaten OI.

Dengan ditambahnya pembangunan tiga SMK Negeri di Kabupaten OI, maka jumlah SMK Negeri yang ada di Kabupaten OI saat ini berjumlah 10 SMK. “Tahun 2013 lalu kita membangun sebanyak tiga SMK Negeri dan Tahun ini kita kembali membangun tiga SMK, sehingga total SMK Negeri yang ada di Kabupaten OI secara keseluruhan berjumlah 10 SMK," jelas Kadisdik OI, Sabtu (28/6/2014).

Menurutnya, ada beberapa kecamatan yang belum memiliki SMK Negeri saat ini, yakni Kecamatan Indralaya, Tanjung Raja, Lubuk Keliat, Rambang Kuang, Sungai Pinang, Rantau Panjang dan Pemulutan Barat.

“Dari sebanyak 16 Kecamatan, hingga saat ini baru ada sebanyak 9 Kecamatan yang memiliki SMK Negeri, kita targetkan setiap kecamatan nantinya harus ada SMK," ungkap Sidharta.

Dijelaskan Sidharta, pada awalnya Pemekaran Kabupaten OKI menjadi OI, jumlah SMK Negeri di Kabuapten OI pada tahun 2007 baru satu yakni di Kecamatan Indralaya Selatan, seiring dengan perkembangan dan kebutuhan, jumlah SMK Negeri terus bertambah. “Secara total jumlah SMK Negeri saat ini berjumlah 10 SMK. Sedangkan SMK swasta sebanyak 7,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati OI Ir H Mawardi Yahya mengatakan, pelaksanaan pembangunan di kabupaten OI harus tepat dan terencana, mulai dari fasilitas kesehatan, pendidikan dan ekonomi kerakyatan “Ini kebutuhan dasar hidup yang harus diprioritaskan," ujar Bupati.

Dikatakan Mawardi, selama kepemimpinannya sebagai bupati yang tinggal 1 tahun dua bulan lagi, kebutuhan dasar hidup itu sudah dilaksanakan dan tinggal ditingkatkan. Bahkan untuk sektor pendidikan, Kabupaten OI tidak kalah dengan kabupaten lainnya yang ada di Sumsel. Buktinya pada tingkat kelulusan semua siswa sekolah yang ada di Kabupaten OI, semuanya lulus seratus persen.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved