Breaking News

Ketut Artayana Ditemukan Membusuk di Parit Sawah

Warga Desa Purwodadi digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria yang bernama Ketut Artayana (37), yang ditemukan tewas membusuk

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Tarso

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Warga Desa Purwodadi digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria yang bernama Ketut Artayana (37), yang ditemukan tewas membusuk di parit perkebun kelapa sawit, Jumat (20/6/2014).

Korban yang tercatat warga Desa Karang Manunggal, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Kamis (19/6) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa didalam parit dan sudah mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Ketut diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan karena sepeda motor Yamaha Byson berwarna putihnya yang biasa dibawanya hilang dan tidak ditemukan di lokasi penemuan jasadnya.

Warga setempat langsung melaporkan penemuan mayat tersebut kepada Polsek Pulau Rimau.
Pantuan Sripoku.com, kondisi jasad bungsu dari empat bersaudara ini pada saat berada di kamar jenazah RSMH sudah sangat menggenaskan.

Tubuh dan wajahnya sudah tak bisa dikenali lagi karena membusuk dan bersisa sedikit kulit dan daging. Namun di dalam pakaian korban ditemukan sejumlah identitas berupa SIM dan KTP atas nama korban Ketut Artayana (37).

Menurut Mayan Mirte (46) kakak kandung korban, korban berangak sejak beberapa hari yang lalu, kemudian korban tak kunjung pulang. "Dia berangkat sekitar empat hari yang lalu, namun saya tidak tahu pasti kemana ia pergi," Ungkap Mayan Mirte

Kapolres Banyuasin AKBP Ahmad Iksan Sik melalui Kapolsek Pulau Rimau AKP Amir Jhon membenarkan adanya penemuan mayat korban yang ditemukan di perkebunan sawit. "Kami menemukan korban, sekitar pukul 15.00 wib hari Kamis (19/6) dalam keadaan meninggal dunia dan kondisinya terendam sebagian didalam parit," ujar Amir ketika dihubungi.

Pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah lokasi tempat korban dibunuh sama dengan lokasi tempat jasadnya ditemukan. "Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus ini dan akan mencari saksi-saksi untuk dilakukan penyelidikan," pungkasnya. (cr13)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved