Anda Cara Koboi, Saya Mau Cara Koboi Juga

Para hakim yang memimpin sidang tindak pidana ringan (tipiring) langsung iba dengan muka para pedagang asongan yang memelas.

Anda Cara Koboi, Saya Mau Cara Koboi Juga
Kompas.com/Adysta Pravitra Restu
Seorang PKL menjajakan barang dagangan dengan berkeliling tugu Monas, Minggu (20/4/2014). 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Pemprov DKI tengah mencari celah hukum untuk menertibkan kawasan Monas dari keberadaan pedagang asongan. Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ingin petugas menindak tegas para pedagang asongan itu.

"Kan saya bilang, peraturan kita ini terlalu lemah untuk diimplementasikan. Makanya kita lagi cari cara. Anda cara koboi, saya mau cara koboi juga," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Senin (9/6/2014).

Penerapan Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum juga belum maksimal. Para hakim yang memimpin sidang tindak pidana ringan (tipiring) langsung iba dengan muka para pedagang asongan yang memelas.

"Percuma, itu enggak bakal bisa dilakukan. Jadi kalau jualan, denda minimum Rp 100.000 sampai Rp 20 juta. Nah, kalau hakim mau putusin minimum, mau apa kamu? Kamu enggak bisa ngawasi hakim? Enggak bisa, kan? Saya datang sama hakim, terus bilang, Pak kasih efek jera dong Pak. Saya pasang muka kasihan, dia putusinnya beda deh," ujarnya.

Selain celah hukum, Ahok juga mengecam personel satuan pengaman dalam di Monas yang seenaknya memasukkan motor ke dalam Monas.

"Makanya negara ini banyak sekali yang harus diperbaiki. Ya, enggak apa-apa. Kita cari celah hukum saja. Saya lagi cari cara untuk bereskan ini. Satpam sudah saya ancam. Tiap malam mereka masukin 3.000-5.000 motor. Kemarin sudah saya ancam mereka, saya pecat kalian semua nih," tegasnya. (Warta Kota/bin)

Tags
Ahok
monas
Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved