Pemilu Legislatif

MK Hentikan 8 Berkas Gugatan dari Sumsel

Ada dua klasifikasi berkas gugatan dari peserta pemilu asal Sumsel yang dikembalikan Mahkamah Konstitusi (MK) RI.

MK Hentikan 8 Berkas Gugatan dari Sumsel
SRIPOKU.COM/AGUS HERI PRAMONO
Agus Heri Pramono SH MSi 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Terkait dihentikannya 196 permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan calon anggota DPD dan calon anggota legislatif oleh Mahkamah Konstitusi (MK), ada delapan gugatan dari Sumsel yang ikut dihentikan.

Menurut Kabag Hukum, Teknis dan Hupmas KPU Sumsel Agus Heri Pramono SH MSi kepada Sripoku.com, ada dua klasifikasi berkas gugatan dari peserta pemilu asal Sumsel yang dikembalikan Mahkamah Konstitusi (MK) RI ini. "Ada yang tidak memenuhi syarat formil permohonan dan ada yang ditarik pemohon. Sejauh ini memasuki tahap penyampaian alat bukti. Di MK itu dibagi 3 panel. Untuk Sumsel masuk di panel 3," ungkap Agus, Jumat (30/5/2014).

Berkas gugatan yang dihentikan itu antara lain PKB untuk DPR RI Sumsel 1, Demokrat untuk perseorangan DPRD Kabupaten Banyuasin dapil 4, PPP untuk perseorangan DPRD Provinsi Dapil Sumsel 8, PBB untuk DPR RI Sumsel1, Hanura untuk DPRD Provinsi Dapil Sumsel1, 2, 3, 7, 8 dan DPRD kabupaten Mura 1, Gerindra untuk perseorangan DPRD Kabupaten Muba 4, PPP untuk perseorangan DPRD Sumsel 8, dan DPRD Kota Palembang 3, PBB untuk DPR RI Sumsel 1 dan 2.

Dikatakannya untuk penanganannya sekarang ini basis provinsi, tidak lagi dipilah dengan basis partai. "Sampai sekarang untuk Sumsel belum ada jadwal untuk sidangnya. Saat ini baru ada jadwal hari ini untuk Provinsi Jabar dan Kalsel. Mungkin untuk Sumsel baru Senin mendatang. Sampai sekarang belum dapat jadwal kita," terang Agus.

KPU Provinsi tengah menyiapkan bersama KPU kabupaten/kota untuk persiapan saksi untuk bersaksi pada sidang MK.

"Hari ini kita bersama KPU Kabupaten/Kota sedang menginventarisir pembatasan 3 saksi setiap dapil harus disiapkan untuk memberikan keterangan. Karena mahalnya biaya untuk hadir, maka akan dilakukan teleconference di kampus Fakultas Hukum Unsri Inderalaya. Kita akan memilih-milih saksi yang benar-benar kompeten," jelas Agus.

Dikatakannya, KPU Sumsel berencana berkoordinasi dengan pengacara KPU, Adnan Buyung Nasution persiapan saksi untuk menghadapi sidang MK.

"Minggu ini rencana KPU Sumsel akan bertemu dengan pengacara Adnan Buyung Nasution membawa daftar nama-nama saksi. Harus dijelaskan yang akan hadir supaya saksi yang mendukung, menguatkan kita, KPU. Kalau tidak kompeten akan dicoret. Dikoordinasikan. Prinsip kita berkeinginan betul-betul menghadirkan saksi yang berkompeten," pungkasnya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Soegeng Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved