Djarod: Kecil Kemungkinan Proyektil di Tubuh Halimah dari Senjata Polisi
Dikatakan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova, jarak antara anggota Polsek Plaju dengan keberadaan Nurhalimah sekitar 305 meter.
Penulis: Refli Permana | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dugaan pemilik proyektil yang mendarat di tubuh Nurhalimah Utari (10) adalah anggota Reskrim Polsek Plaju Palembang dinilai tak begitu tepat. Pasalnya, jika melihat jarak keberadaan anggota Polsek Plaju dengan keberadaan Nurhalimah, sangat kecil proyektil dari senpi milik anggota Polsek Plaju mengenai tubuh Nurhalimah.
Dikatakan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova, jarak antara anggota Polsek Plaju dengan keberadaan Nurhalimah sekitar 305 meter. Ini didapat dari Olah TKP di lokasi kejadian yang dilakukan serentak bersama oleh Polda Sumsel dan Polresta Palembang.
"Melihat jarak itu, sangat kecil kemungkinannya proyektil di tubuh Nurhalimah berasal dari anggota Polsek Plaju. Sebab, jarak tembak senpi yang dimiliki aparat kepolisian maksimalnya 50 meter," kata Djarod, Senin (19/5/2014).
Namun, lanjut Djarod, kepastian proyektil di tubuh Nurhalimah berasal dari senpi jenis apa masih harus menunggu Uji Balistik di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumsel. Saat ini, uji balistik masih terus dilakukan dengan cara menembakkan senpi yang dimiliki anggota Polsek Plaju saat penangkapan. Dari pemeriksaan ini bisa diketahui apakah ada persamaan proyektil antara senpi Polsek Plaju dengan yang ada di tubuh Nurhalimah, yang proyektilnya kini sudah diamankan di Labfor Polda Sumsel. Setidaknya, Polda Sumsel butuh waktu dua pekan untuk mengungkap kepemilikan senpi dari proyektil yang ada di tubuh Nurhalimah.
"Kita juga sudah memintai keterangan 13 saksi, yang berasal dari anggota Polsek Plaju dan saksi di lokasi kejadian. Jadi, kita belum tahu proyektil di tubuh korban berasal dari senpi siapa," kata Djarod.
Seperti diketahui, Nurhalimah tewas usai terkena peluru nyasar di sekitar rumahnya yang berlokasi di Sungai Kedukan Jalan Prupitan No 35 RT 15 Banyuasin. Di saat bersamaan, sejumlah anggota Polsek Plaju ada di sekitar lokasi karena sedang memburu pelaku jambret. Berdasarkan keterangan warga, terdengar beberapa kali suara letusan senpi sesaat sbelum Nurhalimah tak sadarkan diri terkena peluru nyasar.