Pasien Suspect MERS di RSMH Bukan dari Muba
Adanya isu warga Muba yang terinveksi virus MERS dan sedang dalam penanganan Rumah Sakit Muhammad Husin (RSMH) Palembang, dibantah
Penulis: Candra Okta Della | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, SEKAYU - Adanya isu warga Muba yang terinveksi virus MERS dan sedang dalam penanganan Rumah Sakit Muhammad Husin (RSMH) Palembang, dibantah Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Sriwijayarni.
Menurutnya pasien tersebut bukanlah berasal dari Muba melainkan berasal dari Banyuasin. Dia mengatakan ada satu desa di Banyuasin yang namanya sama dengan nama desa di Muba, tapi setelah dicek ternyata bukan Muba.
"Begitu mendengar ada warga Muba yang terkena virus MERS kita langsung menurunkan tim mengecek dan ternyata bukan warga Muba, memang Desanya saja sama tempat tinggal pasien dengan inisial YY tersebut," ungkapnya saat kunjungan Ibu Lucianty Pahri di Sekretariat MTQ di wisma Atlet Sekayu, Jumat (16/5/2014)
Dijelaskanya, meskipun begitu untuk melakukan pencegahan sejak dini, kini Dinkes Muba telah mengirimkan surat kepada semua jasa travel umroh dan haji di Muba untuk memberikan jadwal keberangkatan dan kepulangan peserta umroh mereka ke Dinkes.
Dinkes Muba akan memeriksa kondisi kesehatan semua peserta sembari memberikan vaksin untuk kekebalan tubuh agar peserta umroh menjadi lebih bugar, dan bagi yang pulang juga dapat diperiksa kondisinya apakah tejangkit atau tidak, karena virus tersebut dinilai cukup bahaya karena mudah menyebar.
"Kami sudah mengirim surat kepada semua usaha travel di Muba untuk memberikan jadwal keberangkatan dan jadwal kepulangan kepada Dinkes, kita juga takut kalau virus MERS itu menyebar di Muba," ucapnya.