Bima Optimis Bungkam D'saint di Final
Sejumlah persiapan dan strategi pun diakui pelatih kepala Siendy Hermawan sudah rampung dikerjakan.
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Menjelang perhelatan partai final Palcomtech PBL kerja sama Sripo dan Tribun di lapangan Basket Sky Park Arena Alang-alang Lebar Palembang, Minggu (18/5/2014), Tim Basket Bima yang akan bersua dengan finalis lainnya D'saint di partai puncak nanti mengaku optimis dapat memenangkan pertandingan.
Tim Bima sendiri merupakan dedengkot basket di Palembang, karena sudah terbentuk sejak 1995. Yang awal mulanya terbentuk tim ini karena sering bermain basket bareng di pelataran Sport hall Jl Sumpah Pemuda Palembang.
Kemudian para pemain sepakat untuk membentuk tim basket yang diberi nama Bima. Nama Bima sendiri merupakan singkatan dari Bintang Muda Ampera.
Sementara itu untuk menghadapi partai final, sejumlah persiapan dan strategi pun diakui pelatih kepala Siendy Hermawan sudah rampung dikerjakan.
"Kami optimis meraih kemenangan di partai final nanti. Dan untuk menghadapi partai final PBL Basket Minggu sejumlah persiapan dan strategi sudah matang kita persiapkan," ujarnya Jumat (16/5/2014).
Siendy menambahkan, dalam partai puncak nanti kami lebih mematangkan pola Defence, Ofensive dan memanfaatkan kemampuan three point shoot melalui pemain andalan kami seperti Joshmar dan Riki Soemantri.
Menurut Siendy kunci sukses D'saint melenggang hingga babak final, tidak lepas berkat permainan cemerlang dari sang pengatur irama mereka Gery Nugraha.
"Sebenarnya starting Five dari tim D'saint memiliki kemampuan yang merata, tetapi yang menjadi sorotan adalah pergerakan dari Gery Nugraha. Tetapi kami dari jajaran pelatih BIMA telah menemukan ramuan khusus untuk mematikan pergerakannya. Jika kami sukses mematikan pergerakan pemain ini, kami yakin meraih kemenangan dan membawa pulang trofi PBL.Namun strategi rahasia ini enggan saya katakan," bebernya.
Bima sendiri melaju hingga babak final setelah mengalahkan tim penuh kolektivitas Nuris D'Bascom (66-45) di laga semifinal.
Kemenangan atas D'bascom sekaligus menyempurnakan rekor kemenangan mereka, karena mampu menyapu bersih setiap laga tanpa menyentuh sekalipun kekalahan.