Suspect MERS, Tiga Pasien Masih Menginap RSMH
Diketahui ketiga pasien yang dirawat yakni dua orang berjenis kelamin dan satu perempuan, namun identitas dirahasiakan.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Merebaknya penyebaran virus MERS, tercatat ada tiga warga Sumsel yang hingga kini masih menginap di ruang isolasi guna menjalani perawat medis pihak Rumah Sakit Muhammad Husien (RSMH) Palembang. Bahkan ketiganya pun ditangani secara serius oleh petugas medis dengan dugaan terjangkit virus MERS.
Dari pantauan Sripo Rabu (14/5), ketiga pasien dirawat di ruang perawatan Paviliun Melati yang dijadikan SARS Centre RSMH Palembang. Diketahui ketiga pasien yang dirawat yakni dua orang berjenis kelamin dan satu perempuan. Namun identitas ketiga pasien dirahasiakan pihak RSMH Palembang. Tampak pintu SARS Centre tertutup rapat yang dijaga petugas security dan perawat medis yang semuanya mengenakan masker.
Bahkan untuk masuk ke kamar pasien, perawat medis pun mengenakan baju khusus yang menutupi seluruh tubuh. Tampak pihak keluargA pasien pun juga mengenkan masker untuk menjaga pasien. Namun pihak keluarga pasien, menolak untuk ditemui dan menceritakan kondisi pasien seakan tertutup dari media. Sejak dua minggu terakhir terkait merebaknya kasus penyebaran virus MERS, tercatat pihak RSMH Palembang telah menerima 10 pasien yang berobat dugaan kasus virus MERS. Kesepuluh warga yang berobat, seluruhnya merupakan jemaah umroh yang baru pulang dari tanah Suci Mekkah.
"Ada 10 kasus yang kita terima, enam pasien langsung diterima melalui jalur gawat darurat dan empat pasien merupakan rujukan dari rumah sakit lain. Memang semua pasien yang masuk, kita terima sesuai protap dan prosedur yang ada," ujar DR HM Zen Ahmad SpPD, Kepala Tim SARS yang didampingi Direktur Utama RSMH Palembang Dr Yanuar Hamid SpPD MARS, saat memberikan keterangan pers kepada media terkait adanya pasien suspect MERS di RSMH Palembang.
Dijelaskan Zen, memang semua pasien yang berobat adalah jemaah umroh yang baru pulang ke tanah air. Khusus enam pasien yang datang berobat langsung ke RSMH melalui jalur gawat darurat, semuanya hanya sakit biasa dan dipastikan tidak terjangkit gejala atau suspect virus MERS. Setelah dianalisis, enam pasien dipastikan hanya sakt batuk dan demam biasa. Sementara untuk empat pasien yang rujukan, memang ditangani sesuai prosedur atas perintah dari Kemenkes RI.
"Namun setelah dianalisis, saya optimis tidak ada yang positif terjangkit virus MERS. Bahkan satu pasiennnya sudah pulang karena sudah sehat. Ketiganya masih dirawat hanya untuk memastikan saja sesuai prosedur akan terkena virus. Kondisi terakhirnya batuk dan demamnya sudah menurun dari sebelumnya. Namun untuk pasien yang sudah pulang, kita tetap himbau untuk tetap berobat lanjutan," jelas Zen. (bew)