Pemilu Legislatif
Karim Akui Sistem Pemilu Harus Diperbaiki
Menurutnya, pemilu itu berjalan baik, apabila 3 komponen berjalan baik, yakni penyelenggara, peserta dan pemerintah.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ketua KPU Kota Palembang A Karim Nasution SAg MHum mengakui sistem Pemilu 2014 ini harus dievaluasi dan diperbaiki.
"Pertama yang akan saya sampaikan kepada rekan-rekan media bahwa sistem pemilu ini harus dievaluasi. Karena banyak yang mempertanyakan apakah masih wajar seperti ini," curhat Karim usai membacakan membacakan penetapkan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPRD 2014 di Kantor KPU Kota Palembang Jl Mayor Santoso Kamboja, Senin (12/5/2014).
Menurutnya, pemilu itu berjalan baik, apabila 3 komponen berjalan baik, yakni penyelenggara, peserta dan pemerintah.
"Kalau ini tidak sinerji. Tidak bisa kita mengharapkan hasilnya akan baik. Saya mau sedikit curhat kegelisahan. Bahwa teman kami pada tingkat KPPS, PPS, PPK, bahkan komisioner ada yang mungkin tidak berjalan sebagaimana mestinya. Mungkin ini tidak disadari.
Sebelum dievaluasi, perbaikan, kami mohon maaf atas kekhilafan yang terjadi," ucapnya.
Di sisi lain, PNS dosen IAIN Raden Fatah ini memuji pada tingkat komisioner dibanding 2009, independen dan integritas jauh lebih baik secara signifikan. Meski pada sisi lain, banyak kekurangan.
"Bukan dalam rangka pembelaan diri. Tapi untuk sama-sama pemahaman. Kami semua pada Pemilu 2009 bersama Bang Rudi waktu itu sama-sama baru. Banyak sambil belajar, berbuat. 2014 ini kami berdua sudah melaksanakan Pemilu. Itulah juga yang saya katakan seperti komisioner Empatlawang, dan Mura. Kelima-limanya mereka ini sama-sama baru. Itu sama seperti kami menjabat KPU pada Pemilu 2009," katanya.