Disperindag Temukan 15 Timbangan Ganjil Asal Tiongkok

Sedikitnya ada 15 timbangan milik pedagang yang dinilai ganjil oleh Disperindag Sumsel.

Disperindag Temukan 15 Timbangan Ganjil Asal Tiongkok
SRIPOKU.COM
Kepala Disperindag Sumsel, Permana, meneliti tera atau timbangan milik pedagang di Pasar Cinde Palembang, Minggu (4/5/2014). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sumsel mendatangi Pasar Cinde Palembang, Minggu (4/5/2014).

Mereka meneliti tera atau timbangan yang melenceng. Alhasil, sedikitnya 15 timbangan milik pedagang dinilai ganjil oleh Disperindag Sumsel.

"Kita menemukan timbangan yang sedikit rusak, akibatnya timbangan tidak pas," kata Kepala Disperindag Sumsel, Permana usai sidak.

Ia menjelaskan, timbangan yang ganjil itu diakibatkan kerusakan bukan karena modifikasi para pedagang. Timbangan yang rusak tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

"Semuanya adalah timbangan duduk yang terbuat dari bahan plastik, sehingga lama kelamaan mudah rusak," ucapnya.

Disperindag Sumsel pun meminta pedagang segera menggantinya dengan timbangan SNI dalam waktu sebulan ke depan. Bila tidak, pihaknya siap menarik timbangan tersebut.

"Kita akan telusuri distributor timbangan duduk pastik yang tidak SNI. Kita akan menstop distribusinya dari Tiongkok ke Sumsel," tukas Permana.

Penulis: Deryardli
Editor: Soegeng Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved