Diancam Lewat SMS, Dewi Lapor ke Polisi

Pada SMS teror yang pertama, ia dikirimkan kalimat 'ingat yo, kau bosan hidup cari balak dengan kito. Jingoklah kau sekali ni'.

Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dewi Jurni (32), warga Jl KH Azhari Lorong Pegadaian Palembang, mendatangi SPKT Mapolda Sumsel Minggu (4/5/2014). Ibu rumah tangga itu melaporkan pengancaman yang dilakukan seseorang yang tidak dikenal melalui SMS.

Tertera dalam surat laporan Dewi, ia menerima SMS pengancaman dari seseorang sejak 10 April 2014. Karena merasa tidak mengenal nomor yang mengirimkan SMS itu, Dewi tidak mengacuhkannya.

Rupanya, pengirim SMS berlanjut mengirimkan SMS dengan nada pengancaman dan kata-kata kasar ke nomor ponsel Dewi. Mulailah Dewi mencoba menghubungi nomor si pengirim, namun tidak pernah ada jawaban.

"Nomor ponselnya 08217518xxxx. Sudah satu bulan ini saya diteroronya melalui SMS," kata Dewi, seperti yang ada di surat laporan.

Dilanjutkan Dewi, pada SMS teror yang pertama, ia dikirimkan kalimat 'ingat yo, kau bosan hidup cari balak dengan kito. Jingoklah kau sekali ni'.

Meski sempat cemas, Dewi mengacuhkan SMS yang pertama itu. Namun, si peneror terus saja mengirimkan SMS yang sama dengan kalimat yang hampir sama.

"Saya tidak tahu apakah si peneror salah kirim SMS atau tidak. Saya tidak pernah terlibat atau membuat masalah dengan siapa pun. Yang pasti, SMS itu membuat saya takut," kata Dewi.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova, sudah menerima laporan korban. Selain Dewi, beberapa saksi dan bukti berupa SMS sudah diterima.

"Akan kita tindak lanjuti laporan itu dengan bekordinasi bersama Unit IT Polda Sumsel. Pelaku akan kita cari identitasnya dan akan dimintai keterangan," kata Djarod.

Tags
diancam
SMS
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved