Triwulan Pertama Polres Mura Sita Tiga Ons Sabu

Banyaknya barang bukti narkoba hasil tangkapan ini, mengindikasikan Musirawas merupakan wilayah yang cukup rawan untuk peredaran narkoba.

SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Kapolres Musirawas AKBP Chaidir memerlihatkan barang bukti narkoba hasil tangkapan selama periode triwulan pertama 2014, di Mapolres setempat, Kamis (24/4/2014). 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS – Kapolres Musirawas AKBP Chaidir mengungkapkan, pada tahun 2014 ini, kasus narkoba yang berhasil ditangani cenderung meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal itu bisa terlihat dari hasil tangkapan selama triwulan pertama tahun 2014 ini. Dari jumlah barang bukti narkoba yang berhasil disita saja sudah melebihi hasil sitaan sepanjang tahun 2013.

“Untuk jumlah kasus narkoba sepanjang triwulan pertama 2014 ini, ada 30 kasus dengan jumlah tersangka 33 orang. Kasus yang paling menonjol adalah kasus narkoba jenis sabu-sabu. Dimana, dari barang bukti yang berhasil kita sita dari beberapa tersangka, jumlahnya sudah lebih dari 3 ons atau ditaksir dengan nilai uang sekitar Rp 400 jutaan,” kata AKBP Chaidir, kepada Sripoku.com Kamis (24/4/2014), sembari mengatakan barang bukti lain yang berhasil disita adalah berupa ganja seberat 2 kilogram dan pil ekstasi sebanyak 12 butir.

Sedangkan jika dibandingkan jumlah barang bukti yang berhasil disita sepanjang tahun 2013, untuk narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 1,5 ons, ganja 506 gram dan ekstasi sebanyak 150 butir, hasil sitaan dari 79 kasus yang berhasil diungkap.

Dikatakan, banyaknya barang bukti narkoba hasil tangkapan ini, mengindikasikan Musirawas merupakan wilayah yang cukup rawan untuk peredaran narkoba. Faktor yang memengaruhinya menurut AKBP Chaidir antara lain, karena daerah ini merupakan daerah perlintasan dan juga dekat dengan perkotaan. Namun ia menduga, peredaran narkoba ini juga marak beredar diwilayah pedalaman.

“Kondisi ini tentunya cukup mengkhawatirkan bagi kita semua. Maka untuk memberantas narkoba ini, perlu kepedulian semua pihak yang saling sinergi dan benar-benar menyatakan perang dengan narkoba. Salah satu cara yang kita lakukan untuk meminimalisir narkoba dengan rutin melakukan penyuluhan, terutama disekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA. Ini merupakan upaya pencegahan,” katanya.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Soegeng Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved