Kepala Dinas Pendidikan Lahat Ditahan
Proyek Dam Sungai Ini Yang Menjerat Kadisdik Lahat Ditahan Kejati
Kondisi tembok penahan atau bronjong (dam) yang dana pembangunannya diduga ada indikasi korupsi, saat ini dalam keadaan hancur. Kondisi tersebut
Penulis: Tommy Sahara | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, LAHAT - Kondisi tembok penahan atau bronjong (dam) yang dana pembangunannya diduga ada indikasi korupsi, saat ini dalam keadaan hancur. Kondisi tersebut sudah berlangsung sekitar setahun, padahal beberapa waktu lalu sempat dilakukan perbaikan.
Pantauan Sripo Rabu (2/4/2014), lokasi tembok penahan tersebut berada di tepi sungai Lematang, di desa Tanjung Payang Kecamatan Kota Lahat. Saat ini kondisi tembok roboh hingga lebih dari 50 meter. Material tembok amblas ke sungai, akibat tidak mampu menahan derasnya arus air.
Proyek pembangunan tembok penahan tersebut, berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negera (APBN) 2011 sebesar Rp 10 milyar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat menjadi penerima dana, dan saat itu Cholil Mansyur menjabat sebagai Kepala Dinas.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Cholil Mansyur Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat resmi menjadi tersangka, dalam kasus dugaan korupsi dana pembangunan tembok penahan pada saat menjabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat. Modus yang digunakan dengan membuat rencana pengerjaan dan dilanjutkan dengan pengadaan. Namun demikian, dari hasil pemeriksaan ternyata yang menjadi rekanannya juga fiktif.