Alarm Toko Berbunyi, Kami Langsung Lari

Dalam pengejaran, polisi bermodalkan jejak darah dan dompet pelaku yang tertinggal di tempat kejadian perkara.

Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dua pelaku pembobolan Indomaret di kawasan Jalan Jenderal A Yani, Kelurahan Tanggatakat, Kecamatan Seberang Ulu II, Kamis (6/3/2014) lalu, dibekuk polisi. Pelaku dibekuk dua hari setelah kejadian pembobolan, Minggu (9/3/2014) pukul 19.00.

Dalam pengejaran, polisi bermodalkan jejak darah dan dompet pelaku yang tertinggal di tempat kejadian perkara. Jejak darah tersebut karena pelaku terjatuh saat menginjak plafon Indomaret.

Kedua pelaku itu yakni Sobuh Jaya (18) warga Jalan KH Azhari Lorong Kikim RT 9/03 Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I dan Ramadhan Saputra alias Tompel (17) Warga Jalan KH Âzhari, Tangga Takat, Kelurahan 16 Ulu. Keduanya ditangkap di kediaman masing-masing.

Ramadhan mengakui mereka membobol Indomaret tersebut pada saat Subuh ketika toko tersebut sedang kosong.

"Kami masuk dari belakang pak, lalu naik dari atap. Kemudian atap yang berbahan seng kami gunting. Yang membukanya itu Ajib (DPO) yang terjatuh," kata Ramadhan, Senin (10/3/2014).

Saat melakukan aksinya, mereka belum sempat menguras barang yang ada di dalam toko. Penyebabnya karena alarm toko tersebut berbunyi.

"Ajib sempat jatuh dari atap karena terkejut mendengar alarm, lantas kami langsung lari," ungkap yang ketakutan karena baru sekali berurusan dengan pihak kepolisian.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved