Healthy Life
Idap Hipertensi Ibarat Punya Wanita/Pria Idaman Lain
Hipertensi hampir tidak bergejala dan umumnya hipertensi baru menunjukkan gejala ketika kondisinya sudah parah.
SRIPOKU.COM - Hipertensi merupakan kondisi yang menjadi faktor risiko dari berbagai penyakit fatal antara lain stroke, retinopati, penumpukan plak di pembuluh darah, penebalan dinding ruang jantung, dan gagal ginjal. Bahkan Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) Moh Hasan Machfoed mengibaratkan hipertensi sebagai wanita/pria idaman lain (WIL/PIL).
"Punya hipertensi itu ibarat punya WIL/PIL. Kalau tidak ketahuan tidak apa-apa, tapi kalau sampai ketahuan bisa berbahaya," ujarnya dalam konferensi pers konferensi pers "The 8th Annual Meeting of Indonesian Society of Hypertension" pada Jumat (7/3/2014) di Jakarta.
Hasan menjelaskan, kondisi tersebut berkaitan dengan gejala hipertensi yang sulit untuk dilihat. Dengan kata lain, hipertensi hampir tidak bergejala. Umumnya hipertensi baru menunjukkan gejala ketika kondisinya sudah parah.
"Begitu ketahuan, orang sudah mengalami stroke, gagal ginjal, atau serangan jantung. Padahal semua itu akibat hipertensi yang tidak disadari yang terjadi dalam waktu yang relatif lama," terangnya.
Karena itu, Hasan menyarankan supaya orang tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan rutin untuk mengetahui kondisi tekanan darahnya. Pemeriksaan baiknya dilakukan rutin setiap tahun.
Bahkan jika hasil pemeriksaan tekanan darah cenderung tinggi maka sebaiknya pemeriksaan berikutnya dilakukan dalam jangka waktu tiga atau empat bulan kemudian. Dan jika sudah tergolong hipertensi, maka pemeriksaan perlu dilakukan setiap bulan.
Tekanan darah yang normal yaitu berkisar 100/60 mmHg hingga 140/90 mmHg. Menurut dokter spesialis ilmu penyakit dalam Suhardjono, jika angkanya lebih dari itu maka sudah dikategorikan sebagai hipertensi.
Namun untuk memastikan tekanan darah tinggi dalam satu kali pemeriksaan adalah hipertensi atau tidak, maka diperlukan pengontrolan rutin. Pemeriksaan juga perlu dilakukan dalam kondisi tubuh yang rileks karena tekanan darah cenderung meningkat saat beraktivitas.