Rusuh Berdarah di Kafe

Diawali Perang Lempar Botol Miras

Saat itu saksi Anton melihat salah seorang pelaku menusuk dada Leo dengan sajam, korban ditusuk di dekat meja 4.

Penulis: Leni Juwita | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Perang lempar botol dua kelompok yang sedang bertikai di Kafe Tiang Sahabat merupakaan saat-saat yang mendebarkan sebelum akhirnya jatuh korban luka maupun meninggal dunia, Minggu (16/2/2014) puku 01.30 dini hari.

Menurut keterangan saksi Antoni Hamzah (22), seorang saksi, perang saling lempar botol miras itu terjadi beberapa menit sebelum Leo Ferzianto bin Toyo (20) ditusuk dan tewas. Suasana saat itu menurut saksi, betul-betul kacau balau. Pengunjung kafe lari kalang kabut dan berteriak histeris datang dari pengunjung perempuan.

Beberapa menit kemudian, semua lampu di dalam kafe menyala terang benderang. Saat itu saksi Anton melihat salah seorang pelaku menusuk dada Leo dengan sajam, korban ditusuk di dekat meja 4.

"Saya melihat pisaunya berwarna hitam tidak jelas apakah keris atau pisau apa," terang saksi.

Ia menambahkan, karena panik dia bersama teman temannya berusaha menolong korban yang tertusuk. Anton mengaku tidak tahu siapa pelaku penganiayaan yang mengakibatkan empat korban luka-luka masing-masing atas nama Reflansi (24), Hengki, Jeki dan Wendi.

Menurut Anton, perselisihan yang berkembang menjadi kerusuhan antar kelompok ini bermula saat tersangka, salah satu pelaku di meja 3 memanggil korban dengan cara melambaikan tangan agar mendekat. Saat itu tidak ada masalah.

"Korban melihat ke arah pelaku karena pelaku bertingkah reseh," terang saksi.

Rupanya pelaku tidak senang dan memanggil korban lalu beberapa kali mendorong kepala korban hingga korban terjengkang. Melihat itu teman teman korban mendekati meja 3 tempat Leo dianiaya.

Rupanya teman pelaku yang duduk di meja 3 yang berjumlah tak kurang dari enam orang langsung marah sehingga terjadi keributan. Teman teman korban yang duduk di meja 5 dan meja 7 juga tak mau ketinggalan. Sehingga keributan meluas berujung pada satu tewas empat luka luka.

Sebelumnya, satu orang tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka akibat rusuh di Kafe Tiang Sahabat Desa Terusan Kecamatan Baturaja Timur, Minggu dini hari tadi. Korban yang tewas atas nama Leo Ferzianto (20) bin Toyo. Ia mengalami luka tusuk di dada kiri. Korban luka-luka masing-masing atas nama Reflansi (24) bin Toyo (saudara kandung Leo—red). Reflansi mengalami luka di kepala belakang bagian kanan dan luka di pergelangan tangan kiri. Kemudian Hengky Andri (25) luka dibagian perut kiri, selanjutnya Jeki (24) luka di dahi atas sebanyak 25 jahitan serta Wendi Afrizal (19) luka di jempol kiri.

Tags
kafe
OKU
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved