SFC Update
Manajemen Kirim Sinyal Peringatan Dini ke Subangkit
Robert Heri akan memberikan warning dini atau peringatan jauh lebih cepat, andai permainan Laskar Wong Kito tetap saja tidak ada perubahan.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Manajemen Sriwijaya FC tampahnya sudah mulai gerah dengan kondisi timnya yang meraih hasil buruk dalam dua laga kandang terakhir saat bertemu Arema Cronous (9/2) dan Gresik United (13/2/2014).
Manajer Tim SFC, Robert Heri akan memberikan warning dini atau peringatan jauh lebih cepat, andai permainan Laskar Wong Kito tetap saja tidak ada perubahan saat menjamu Persijap Jepara, 18 Februari mendatang.
"Kita tunggu hingga lawan Persijap nanti. Jika hasilnya tetap mengecewakan pasti akan ada (shock) terapi pada semuanya (pelatih dan pemain)," katanya ketika diwawancarai usai pertandingan melawan Gresik, Kamis (13/2/2014) malam.
Dari empat pertandingan (dua tandang dan dua kandang) yang sudah dijalani Sriwijaya FC, pihaknya menyoroti hasil mengecewakan yang diraih timnya dalam dua laga kandang terakhir. Pertama saat timnya harus dipermalukan oleh Arema yang berhasil mencuri poin penuh setelah menekuk SFC dengan skor 2-0. Hasil itupun memecahkan rekord SFC yang tidak pernah kalah di kandang saat menjamu tim berjuluk Singo Edan itu di sepanjang sejarah Indonesia Super League (ISL).
Begitupun saat menghadapi Gresik, rekor SFC lagi-lagi terpecahkan. Tim yang baru promosi ke ISL baru dua musim terakhir itu mampu mencuri poin untuk pertama kalinya dari SFC. Sebab, empat kali bertemu (dua partai kandang dan dua partai tandang) SFC selalu berhasil membantai Gresik dengan skor besar. Kini, alih-alih mencetak gol, SFC dipaksa berbagi angka setelah ditahan imbang (0-0) dalam laga kemarin.
"Ini jadi catatan kita juga. Memang pemain kita banyak cedera, tapi saat lawan Persijap nanti ada beberapa pemain kita yang sudah mulai pulih. Kita akan lihat apakah ada perubahan atau tidak," tegas Robert. (cw2)