PAN Sumsel Sambut Duet Hatta-Prabowo
Kalau di Sumsel kami mendengar informasi hal itu. Cuma politik sehari bisa berubah.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Meski masih menunggu hasil Pemilihan Legislatif, namun fungsionaris Partai Amanat Nasional dan Gerindra Sumsel menyambut hangat bakal deklarasi duet Hatta Rajasa-Prabowo Subianto untuk Capres dan Cawapres 2014 mendatang.
"Kalau di Sumsel kami mendengar informasi hal itu. Cuma politik sehari bisa berubah. Pak Hatta mengkonsentrasi ke Pileg dulu. Ada tim mendekati. Yang potensial, Gerindra, Demokrat. Kecocokan visi misi. Ini kan gabungan Militer, sipil, Jawa Sumatera akan bisa meraih 50 persen lebih. Tidak menutup kemungkinan dari hasil Pileg. Kita Capres, Cawapres. Apakah kita nantinya akan lebih tinggi dari PDI, Gerindra. Sekarang survei nama Jokowi, Prabowo untuk Capres. Pak Hatta no 1 di posisi Cawapres. Kita tidak menutup kemungkinan dengan Demokrat yang punya hubungan dengan PAN. Sangat intens Hatta-Prabowo, Hatta-Jokowi. PDI-PAN, Gerindra-PAN. Deklarasi setelah Pileg," ungkap Fungsionaris DPW PAN Sumsel yang juga Tim Pemenangan Hatta Rajasa, Yudi Farola Bram ST MM, Rabu (12/2/2014).
Menurut Yudi Farola Bram, bagi kader PAN dengan siapapun dipadukan, Hatta Rajasa punya keuntungan. Keterpilihan untuk menang, dengan dua calon tadi. Baik survei lembaga, maupun lapangan kita tinggal mengantarnya. Hatta sendiri dinilai figur bersih, 4 kali jabat menteri. Berprestasi, tidak ada jabatan hitam. Tokoh luar Jawa yang menonjol.
"Banyak poin peluang kita dibandingkan partai lain. PAN memenangkan partai besar di OKI tanpa koalisi. Pertarungan partai yang sangat kuat. Kita harapkan di Sumsel juga akan menular. Kita lihat Muba dengan OKI. Pesaing kita sekarang Golkar. Kita diuntungkan Ketua Umum Pak Hatta tadi. Sebagai partai pengusung ditargetkan secara nasional bisa meraih 20 persen. Secara Sumsel target minimal 25 persen karena sebagai lumbung. Komunikasi dengan tim terus. Konsentrasi pemenangan partai dulu," kata Yudi yang juga Ketua Umum Pemuda PAN Sumsel.
Misi menduetkan Prabowo-Hatta digaungkan oleh Gerindra dan PAN beberapa pekan lalu. Kedua partai ini mengaku telah sepakat menggabungkan kedua kekuatan tersebut.
"Banyak dari PAN sangat setuju, termasuk saya," kata Politisi PAN Pusat, Herman.
Menurut Herman, PAN sepakat karena kedua tokoh ini memiliki latar belakang yang saling mendukung. Hatta, kata dia, mampu mewakili tokoh Islam dan memiliki jaringnan yang besar di luar Jawa. Adapun Prabowo dianggap mampu mengusai Jawa serta mendapat dukungan dari tokoh nasionalis.
"Jadi kami menilai pasangan ini sangat pas," ujarnya.
Keinginan PAN ini, kata Herman, juga tak lepas dari hasil survei internal partainya yang menyebut bahwa PAN berpeluang berjaya dalam pemilu presiden apabila Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. PAN juga diprediksi meraih hasil manis bila Hatta mendampingi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang didaulat menjadi calon presiden.
"Dia ibarat gadis cantik yang jadi rebutan calon presiden," katanya.
Namun dia mengatakan pertemuan Hatta dengan Prabowo lebih intens dibanding dengan Jokowi. Apalagi Jokowi belum jelas bakal diusung sebagai calon presiden oleh PDI Perjuangan. Karena itu, Hatta lebih mungkin bergandengan tangan dengan Prabowo.
"Pak Prabowo beberapa kali berkunjung ke rumah Pak Hatta, mereka juga intens melakukan komunikasi politik," kata Herman.
Herman mengatakan PAN tidak akan khawatir jika paket Prabowo-Hatta bakal dibayangi isu pelanggaran hak asasi manusia, mengingat Prabowo dipecat sebagai Komandan Kopassus lantaran dituduh menculik aktivis prodemokrasi. Menurut dia, masalah tersebut sudah berlalu dan Prabowo tidak terbukti terlibat.
"Negara ini masih membutuhkan seorang pemimpin dari kalangan militer yang tegas dan berani mengambil keputusan," katanya.