Warga Tolak Penutupan Jalan Bandara

Mereka menolak adanya rencana penutupan secara permanen jalan yang melintasi ujung Bandara Silampari yang merupakan akses masyarakat setempat.

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Puluhan massa yang berasal dari beberapa kelurahan di Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, antara lain Kelurahan Jukung, Air Kati, Lubukbinjai dan Perumnas Rahma, menggelar aksi unjukrasa ke gedung DPRD Kota Lubuklinggau, Selasa (11/2/2014).

Mereka menolak adanya rencana penutupan secara permanen jalan yang melintasi ujung Bandara Silampari yang selama ini merupakan akses masyarakat setempat.

"Kami minta ketegasan, bahwa besok tidak ada penutupan jalan. Mengenai pihak dewan atau pemerintah Kota Lubuklinggau mau melakukan kordinasi lagi dengan Pemkab Musirawas itu urusan pemerintah. Yang jelas bagi kami, kalau memang benar bahwa jalan itu tidak ditutup, selesai urusannya," ungkap Agus, salah seorang perwakilan warga saat dialog diruang pertemuan DPRD Lubuklinggau.

Warga lainnya, Amrul yang juga merupakan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Perumnas Rahma mengatakan, jika melihat kebelakang, maka jalan alternatif itu bagus dan bagus untuk perkembangan daerah. Tapi menurutnya, jalan baru yang dibangun sebagai pengganti jalan yang memotong bagian ujung Bandara Silampari akan memutar cukup jauh dan banyak tikungan serta tanjakan yang berbahaya.

"Kami pikir, bagaimana anak mau sekolah kami juga mau keluar. Kalau lihat jalan baru sudah beberapa kali saya coba, tapi harus hati-hati. Banyak tikungan, tanjakan, bisa kecelakaan, keamanan jalan juga banyak yang perlu dibenahi, ini keluhan kami masyarakat Perumnas Rahma, kami minta dewan menyimak aspirasi kami," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved