SFC Update

Revisi Target Juara

Lancine Kone dan kawan-kawan harus dipaksa menyerah dengan skor 2-0, melalui gol Cristian Gonzales dan Alberto Goncalves pada menit ke-21 dan 35.

Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sriwijaya FC tampaknya harus merevisi target juara Indonesia Super League (ISL) musim ini. Betapa tidak, perbedaan kelas skuad Laskar Wong Kito dengan Arema Cronous sangat tampak dalam pertandingan lanjutan ISL, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (9/2/2014).

Lancine Kone dan kawan-kawan harus dipaksa menyerah oleh skuad Singo Edan dengan skor 2-0, melalui gol Cristian Gonzales dan Alberto Goncalves pada menit ke-21 dan 35. Bahkan Arema sebenarnya, memiliki peluang untuk memperbesar keunggulan setelah mendapat hadiah penalti pada menit ke-25, tapi beruntung bagi SFC tendangan Ahmad Bustomi masih melambung.

Sejak peluit wasit dibunyikan, SFC yang sebenarnya menurunkan komposisi pemain tidak berbeda jauh saat meraih kemenangan di kandang Pelita Bandung Raya (6/2), tampak kesulitan mengembangkan permainan meski di dukung oleh ribuan suporter fanatiknya. Malah tim tamu yang tampak bermain enjoy dan menguasai lini tengah, dengan mengandalkan pemain-pemain sarat pengalaman seperti Ahmad Bustomi dan Juan Revi.

Kenyataan di lapangan hijau itupun turun dirasakan oleh Head Coach Subangkit. Namun dia menolak jika skuadnya sudah dianggap tidak bisa bersaing untuk memperebutkan gelar juara di musim ini. Baginya kekalahan kemarin, akibat lemah lini tengah, seiring banyaknya pemain yang cedera. Paling vital adalah posisi gelandang bertahan, Asri Akbar yang kini masih menepi akibat cedera hamstring.

"Kendala kita di awal kompetisi ini memang banyak pemain (senior) yang cedera. Keseimbangan di lini tengah jadi terganggu karena absennya Asri, sedangkan Hapit masih terlihat gagap, makanya saya ganti dengan Syamsir," katanya dalam konferensi pers usai pertandingan.

Dikatakan, dua pemainnya yang turun sejak menit awal, Lancine Kone dan Sumardi pun sebenarnya belum dalam top performa. Akibatnya memang terasa karena peran Kone belum begitu optimal sebagai gol getter. Bahkan Sumardi pun terpaksa ditarik keluar lapangan pada babak pertama karena cedera lamanya terasa sakit kembali.

"Sumardi belum fit benar tapi saya paksakan," katanya.

Kehilangan tiga poin menjadikan posisi SFC tidak bergeser di papan tengah (urutan ketujuh), dengan mengoleksi 3 poin dari 1 kali pertandingan dan dua kali kekalahan. Sementara posisi Arema semakin kokoh sebagai pemuncak klasemen sementara dengan mengoleksi 9 poin dari tiga kali kemenangan, tanpa terkalahkan.

"Terima kasih atas perjuangan anak-anak. SFC juga main bagus, hanya saja kita beruntung bisa memanfaatkan peluang yang ada jadi dua gol. Ini bisa modal penting kita sebelum lawan Persita Tangeang," katanya. (cw2)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved