Diduga Kawanan Copet, Panzi Nyaris Diamuk Massa
Panzi hampir diamuk massa setelah teman barunya tersebut menitipkan dompet hasil curian milik korban ke dirinya.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Nasib apes dialami Panzi (32) warga Jalan Kedukan Kelurahan 5-6 Ulu Kecamatan SU I, Palembang. Lantaran ia berteman dan berkenalan dengan kawanan copet, ia malah dituduh melakukan aksi copet di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), Minggu (9/2/2013) pukul 16.00.
Panzi hampir diamuk massa setelah teman barunya tersebut menitipkan dompet hasil curian milik korban ke dirinya.
Pada saat mendengar korban copet berteriak dan melihat Panzi memegang dompet tersebut, warga yang melintas langsung mengamankan Panzi.
"Saya dituduh mencopet, padahal dompet itu hanya dititipkan oleh teman baru saya ke saya. Sumpah aku tidak tahu dengan masalah ini," ungkap Panzi, Senin (10/2/2014) saat diperiksa petugas.
Panzi juga mengaku, awalnya saat dirinya hendak pulang kerja dari Gandus, ia berkenalan dengan salah satu orang warga Tangga Buntung. Lalu saat itu mereka pun naik mobil berbarengan menuju BKB. Tiba di lokasi BKB teman yang baru dikenal tersebut melakukan aksi copet tanpa sepengetahuanya. Setelah dompet milik korban dititipkan ke Panzi.
"Memang aku membawa tas hasil copetan tersebut, tetapi saya tidak tahu kalau itu tas hasil copetan. Sedangkan kawan baru aku itu langsung lari saat aku ditangkap. Aku tidak tahu lagi pak namanya siapa, sudah lupa," kata Panzi.