Tunggakan Pelanggan PLN di Indralaya Capai Rp 1,1 Miliar
Untuk itu, pihak Rayon PLN Indralaya mengharapkan kesadaran masyarakat di bumi "Caram Seguguk" untuk segera melakukan pembayaran.
Penulis: Beri Supriyadi | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Sejak tahun 2013, Rayon PLN Indralaya mencatat sebanyak Rp 1,1 Miliar tunggakan di wilayah Kabupaten Ogan Ilir (OI).
Tunggakan yang sangat dominan yakni dari rumah tangga bahkan ada yang mencapai lebih dari 20 bulan tunggakan pada tahun lalu.
Untuk itu, pihak Rayon PLN Indralaya mengharapkan kesadaran masyarakat di bumi "Caram Seguguk" untuk segera melakukan pembayaran.
"Sejauh ini tingkat kesadaran masyarakat di Kabupaten OI tergolong sangat minim untuk membayar biaya listrik," kata Manager Rayon PLN Indralaya Rahman, Kamis (30/1/2014).
Menurutnya, untuk itu pihaknya memberikan program reward kepada pelanggan yang membayar di bawah tanggal 10 dengan cara diundi.
Rahaman menamahkan, program tersebut tentunya sangat efektif guna memberikan stimulus (rangsangan) kepada para pelanggan. Adapun reward yang diberikan oleh pihak PLN berupa sepeda kepada tiga pelanggan setelah dilakukan pengundian.
"Untuk saat ini yang cukup dominan kantong tunggakan berada di Kecamatan Tanjung Batu seperti di Desa Limbang Jaya. Selanjutnya di Kecamatan Indralaya sendiri," ungkap Manager PLN Rayon Indralaya.
Ia menambahkan, rata-rata pelanggan menunggak 3-5 bulan dari total secara keseluruhan sebanyak 53 ribu pelanggan yang berada di wilayah Rayon PLN Indralaya.
Setidaknya, sebanyak 50 persen dari angka 53 ribu pelanggan yang melakukan tunggakan pembayaran.
Pihaknya sedikit merasa kesulitan disaat melakukan pengecekan terhadap rumah warga yang sudah masuk dalam data tunggakan.
"Ternyata setelah kita temui sudah tidak ada lagi warga yang mendiami rumah tersebut," ungkapnya.
Ia mengharapkan melalui program reward ini sekaligus merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pihak Rayon PLN Indralaya sudah berlangsung setidaknya 2 kali sejak November-Desember lalu.
"Mudah-mudahan saja, masyarakat tergerak untuk tertib melakukan pembayaran PLN," tutupnya.