Falcao Terancam Absen di Piala Dunia 2014
Falcao tak berdaya setelah ditebas pada bagian kaki kirinya oleh bek Monts d'Or Azergues Foot, Chasselay Soner Ertek.
SRIPOKU.COM – Roman panik langsung terlihat dari wajah Pelatih AS Monaco, Claudio Ranieri. Ia menjadi saksi ketegangan yang terjadi hampir empat menit di lapangan, saat tim medis melihat kondisi Radamel Falcao.
Sang bomber tergeletak tak berdaya setelah ditebas pada bagian kaki kirinya oleh bek Monts d'Or Azergues Foot, Chasselay Soner Ertek, hanya lima menit sebelum rehat. Sebelumnya, Falcao mencetak gol pembuka di menit ke-30, pada pertandingan Piala Perancis, di Stade de Gerland, Kamis (23/1) dini hari WIB. Monaco menang 3-0, berkat dua gol tambahan (62') Emmanuel Riviere di menit ke-62 dan 72'.
Akibat tekel itu, striker Kolombia yang dijagokan bersinar di Piala Dunia berteriak kesakitan dan memegangi lututnya. Dia pun harus ditandu ke luar lapangan. Usai pertandingan, manajemen AS Monaco langsung mengkonfirmasi, Falcao terkena cedera lutut. Situs France Football mengungkapkan, striker timnas Kolombia itu akan menjalani sesi pemeriksaan dan kemungkinan besar akan dioperasi.
Selain buruk bagi Monaco, kabar ini juga seperti musibah bagi kubu timnas Kolombia. Pelatih Jose Pekerman, seperti dirilis O Globo, langsung menelpon manajemen AS Monaco. Setelah memastikan informasi, pelatih berkebangsaan Argentina itu memanggil semua tim pelatih.
Beberapa media di Kolombia menyatakan, Pekerman langsung kebingungan sekaligus terpukul dengan apa yang dialami Falcao. Maklum, sebagai mantan pelatih tim junior, ia tahu sangat sulit bagi Falcao untuk ikut serta ke putaran final Piala Dunia 2014.
Kalaupun sembuh, ketajaman dan insting membunuh mantan pemain Atletico Madrid ini, sudah pasti tak akan mudah kembali seperti sekarang. Falcao mencetak 20 gol dari 51 laga bersama timnas Kolombia
"Ini hal sangat berat di tengah optimisme kami untuk mendapatkan hasil terbaik di Brasil nanti. Ajang ini menjadi kesempatan besar, karena kami berada di zona sendiri, dan tentu saja lebih mengenal semuanya dibanding para tamu," tutur Pekerman.
Rasa sesak juga bergelayut dalam diri Ranieri. Pasalnya, Falcao menjadi andalan timnya untuk menggetarkan jala lawan. "Kami sedang bersaing dengan PSG, dan kini jika tanpa dia, mungkin hasilnya akan berbeda," kata Ranieri.
Rekan setim Falcao, Jeremy Toulalan, mencoba meredam kemungkinan adanya isu yang menyebut sang striker mengalami cedera parah. Selepas laga, Toulalan menyebut cedera Falcao belum bisa dipastikan, namun menurutnya tak ada sesuatu yang perlu dibesar besarkan.
"Kabar mengenai Falcao belum pasti, dan tentu saja kami berharap dia bisa cepat kembali," tegasnya.