Harga Pupuk Urea di OKU Timur Selangit

Harga tersebut naik tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 90 ribu per sak.

Penulis: Evan Hendra | Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, MARTAPURA – Petani padi di Kabupaten OKU Timur sejak dua bulan terakhir mengalami kesulitan untuk mendapat pupuk jenis urea dan SP36 atau NPK.

Kelangkaan pupuk tersebut tentu saja mengancam pertumbuhan tanaman padi petani.

Akibat sulitnya mendapatkan pupuk urea dan SP36 tersebut, sejumlah penjual pupuk yang masih memiliki stok menjual pupuk urea dengan harga selangit yang mencapai hingga Rp 120 ribu per sak.

Harga tersebut naik tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 90 ribu per sak. Sedangkan untuk pupuk SP36 per sak dijual dengan harga Rp 140 ribu.

“Kelangaan ini sudah terjadi sejak dua bulan terakhir. Kelompok tani di wilayah tersebut yang mengajukan permintaan pupuk ditolak dengan alasan masih awal tahun dan management sedang tutup buku,” ungkap Azri (46) petani asal Buay Madang ketika dikonfirmasi, Selasa (21/1/2014).

Penanaman dimulai pada awal Bulan Januari. Awalnya petani mengalami kesulitan melakukan penanaman karena debit air yang cukup tinggi. Namun setelah melakukan penanaman, petani kembali kesulitan mendapatkan pupuk yang tentu saja akan mengancam pertumbuhan padi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved