Husni Thamrin Laporkan Balik Mularis Djahri
Tidak ada perjanjian saat itu uang harus dikembalikan atau pun uang itu bentuk pinjaman selama pencalonan.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Husni Thamrin balas melaporkan Mularis Djahri (MD) di SPKT Polda Sumsel, Sabtu (18/1/2014). Mantan pasangan MD dalam pencalonan walikota Palembang ini menganggap MD sudah merusak nama baiknya.
Tertera dalam surat laporan yang dibuat Husni bahwa Husni tidak pernah ada niat melarikan uang Rp 1.070.000.000 yang ia terima dari MD Center.
Menurut Husni, uang itu sudah diberikan kepada dirinya dan ia ada hak untuk memilikinya.
"Tidak ada perjanjian saat itu uang harus dikembalikan atau pun uang itu bentuk pinjaman selama pencalonan. Sebab itu, saya tidak pernah merasa melarikan uang milik MD Center," kata Husni.
Dilanjutkan Husni, dari uang itu, ia belikan satu unit mobil Toyota Alphard senilai Rp 820 juta. Sementara sisanya yang senilai Rp 250 juta menjadi pegangan Husni selama mencalonkan diri menjadi calon walikota Palembang periode 2013-2018 bersama MD.
Namun, saat keduanya gagal terpilih, MD Center kembali meminta uang dan mobil itu. Karena Husni merasa sudah diberi uang itu, ia pun enggan mengembalikannya.
"Sebab itu, saya terkejut saat MD Center melaporkan saya sudah melakukan penggelapan. Akibatnya, nama baik saya sudah tercemar. Seba itu, saya membuat laporan balik," kata pria berkaca mata ini.
Menanggapi laporan ini, Zakaria Abas selaku ketua dari MD Center bisa menerimanya. Menurutnya, itu hak Husni untuk membuat laporan atau tidak.
"Namun, saya berharap, Polda Sumsel terlebih dahulu memproses laporan yang saya buat. Apalagi, proses pemeriksaan yang terakhir berupa konfrontir sudah cukup dan harusnya sudah ada tindak lanjut untuk Husni," kata Zakaria.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova, membenarkan telah menerima laporan Husni. Pihaknya akan memproses laporan itu layaknya laporan masyarakat yang datang ke SPKT Polda Sumsel.
"Akan kita dalami laporannya, begitu juga dengan laporan dari MD Center. Hingga saat ini, laporan dari MD Center sudah kita lakukan hingga konfrontir anatara MD dan Husni," kata Djarod.