Kapal Terbelah di Sungai Musi
Jika Saja Saya Diberikan 5 Detik
Eka mengaku saat kejadian tidak menyadari adanya tonggak di sana. Menurutnya, biasanya tonggak di sekitar TKP terlihat.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Serang (pengemudi) speedboat Mahakam, Eka, yang menabrak tonggak kemarin sedang dalam proses pemeriksaan Pol Air Polresta Palembang, Sabtu (4/1/2014). Eka mengakui ia ikut panik saat speedboat menabrak tonggak yang tidak kelihatan tersebut.
Sebanyak 20 pertanyaan diajukan petugas pemeriksa kepada Eka. Eka mengaku saat kejadian tidak menyadari adanya tonggak di sana. Menurutnya, biasanya tonggak di sekitar TKP terlihat.
Ia mengaku lalai dan bertanggung jawab. Namun menurut Eka jika saja saat itu penumpang tidak panik dan berhamburan ke belakang kapal tidak tenggelam. Karena penumpang panik dan berkumpul ke belakang sehingga kapal terjungkit dan mesin mati oleh air sungai yang masuk.
"Jika saja saya diberikan 5 detik waktu pasti bisa menepikan speedboat tersebut. Tapi mau bagaimana ini semua sudah kehendak Tuhan. Yang meninggal pun merupakan orang satu daerah dengan saya," ujarnya.