Update SFC
Targetkan Jual 10.000 Jersey
Untuk jersey SFC sendiri, lanjut Augie, sama seperti musim lalu, pihaknya juga akan tetap bekerjasama dengan apparel asal Spanyol yakni Joma.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) menargetkan bisa menjual 10.000 jersey original Sriwijaya FC pada musim depan. Terlebih setelah diterimanya Sertifikat Merek atas nama "Sriwijaya FC" yang dikeluarkan Direktorat Jendeal Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Gedung Bina Praja Pemprov Sumsel, Jumat (27/12/2013) kemarin.
Direktur Keuangan PT SOM, Augie Bunyamin mengatakan pihaknya optimis target besar itu bisa tercapai dengan adanya sertifikat merek itu. Jadi setiap produsen yang memasarkan produk berbau Sriwijaya FC, sudah tidak bisa lagi dilakukan sembarangan. Harus ada kerjasama yang jelas antar kedua belah pihak.
Untuk jersey Sriwijaya FC sendiri, lanjut Augie, sama seperti musim lalu, pihaknya juga akan tetap bekerjasama dengan apparel asal Spanyol yakni Joma. Selain mendapatkan bantuan berupa perlengkapan latihan dan atribut seluruh pemain, dari kerjasama ini juga SFC akan mendapatkan keuntungan bagi hasil 40 persen dari setiap penjualan 1 jersey.
"Bagi hasilnya 60:40. Ini kesempatan bagi kita untuk mendapatkan pemasukan lebih bagi klub," katanya ketika dihubungi Sripoku.com, Sabtu (28/12/2013).
Seperti diketahui, setiap jersey original dijual Rp 300.000. Perhitungannya jika target penjualan 10.000 jersey tercapai, artinya SFC akan mendapatkan pemasukan 40 persen dari Rp 3 miliar yakni Rp 1,2 miliar.
"Jika penjualannya lebih banyak dari sepuluh ribu (jersey), maka otomatis bagi hasilnya akan semakin besar lagi," sambung Augie.
Belum lagi, Augie juga berharap pada pemasukan dari merchandise Sriwijaya FC lainnya, seperti kaos, polo, topi, syal, gantungan kunci dan lain-lain. Untuk saat ini pihaknya masih dalam tahap sosialisasi kepada produsen ataupun penjual yang memakai merek Sriwijaya FC di berbagai produk itu, agar segera menghentikan kegiatannya sebelum adanya kerjasama resmi dengan PT SOM.
"Sebab merek Sriwijaya FC ini sudah kita patenkan, jadi ada dasar hukumnya. Kita siap bekerjasama dengan baik sehingga semua pihak sama-sama tidak ada yang dirugikan dan mendapatkan keuntungan," ujar Direktur Utama Hotel Sarna Dwipa Palembang ini. (cw2)