Ratu Atut Sempat Menangis Saat Diperiksa
Seusai menjalani pemeriksaan perdana, Ratu Atut langsung ditahan di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta.
SRIPOKU.COM, JAKARTA - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah sempat menangis ketika diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat (20/12/2013). Ratu Atut diperiksa selama kurang lebih enam jam sebagai tersangka kasus dugaan suap sengketa pemilihan kepala daerah di Lebak, Banten.
Seperti dikutip dari Kompas.com yang bersumber dari internal KPK, Ratu Atut menangis di tengah-tengah pemeriksaan. Tim penyidik yang memeriksa Ratu Atut pun menghentikan sementara pemeriksaan. Setelah Ratu Atut mampu menenangkan diri, tim penyidik KPK melanjutkan pemeriksaan terhadap politikus Partai Golkar tersebut.
Seusai menjalani pemeriksaan perdana, Ratu Atut langsung ditahan di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta. Ratu Atut keluar dari Gedung KPK dengan mengenakan baju tahanan berwarna oranye. Dia tidak berkomentar ketika diberondong pertanyaan oleh para wartawan.
Sebelum keluar Gedung KPK, Ratu Atut tampak berpelukan dengan kerabat dan tim kuasa hukum yang mendampingi dia diperiksa. Orang nomor satu di Banten itu pun tampak menitikan air mata begitu masuk mobil tahanan.
Pengacara Ratu Atut, Firman Wijaya mengatakan bahwa kliennya dalam kondisi kurang prima saat memenuhi panggilan pemeriksaan KPK hari ini. “Tetapi itikad baiknya untuk menghadiri pemeriksaan lebih kuat daripada rasa sakitnya,” ujar Firman.
Namun menurut Juru Bicara KPK Johan Budi, hasil pemeriksaan medis dokter KPK menunjukkan Ratu Atut memungkinkan untuk ditahan hari ini.